BENGKULU, RBTVCamkoha.com – Belungguk Point, icon Kota Bengkulu yang baru beberapa bulan diresmikan itu, berhasil mencuri perhatian masyarakat. Tidak hanya warga Kota Bengkulu dan kabupaten, namun juga warga dari luar Provinsi Bengkulu.
Apalagi warga luar Bengkulu yang rutin mengikuti perkembangan Kota Bengkulu, kehadiran Belungguk Point ini secercah harapan kemajuan.
Demikian yang dirasakan Ardiansyah, CEO Disway Group. Sosok ini bagi sebagian warga Kota Bengkulu memang tidak asing lagi. Pria yang akrab disapa Bang Aca ini memang warga Kota Bengkulu. Tapi dia sukses berkarir di luar Provinsi Bengkulu di dunia media massa, tepatnya di Provinsi Lampung.
Sebut saja Harian Radar Lampung. Berkat tangan dinginnya, Harian Radar Lampung menjelma menjadi koran terbesar di Provinsi Lampung.
Walaupun tinggal di luar Bengkulu, namun Bang Aca tidak lupa dengan daerah asalnya ini, Bengkulu. Dia masih sering pulang kampung dan terus mengikuti perkembangan Bengkulu.
Beberapa hari lalu, Bang Aca sedang pulang kampung. Dia sempat kaget ketika melintas di Simpang Lima. Ada apa, kenapa ramai sekali? Cahayanya juga terang, apa sedang ada konser?
Rupanya Bang Aca baru tahu kalau di Kota Bengkulu ada Belungguk Point. Keramaian ini mengundang perhatian Bang Aca. Langsung saja jiwa wartawannya keluar. Dia segera mengeluarkan ponsel dan merekam apa yang dilakukan orang banyak di Belungguk Point ini. Bang Aca juga berusaha mencari informasi dengan orang yang kebetulan ada di dekatnya ketika itu. Tentu saja dia banyak bertanya tentang Belungguk Point.
Setelah mengetahui berbagai hal tentang Belungguk Point, senyum tipis tercipta dari wajahnya. Dalam batinnya berucap “Ini baru Camkoha”
Bang Aca sangat puas dengan ide Walikota Dedy Wahyudi yang menciptakan Belungguk Point. Bagi Bang Aca, Belungguk Point ini pintu menuju kota modern.
“Ini jalan bagi Kota Bengkulu menjadi kota modern. Coba lihat kota-kota modern, itu pasti ada tempat berkumpul orang untuk bersantai. Nah di Kota Bengkulu ini ada Belungguk Point,” kata Bang Aca.
Selama ini, lanjut Bang Aca, Kota Bengkulu itu terkenalnya dengan wisata pantai. Namun setelah berpuluh-puluh tahun, masyarakat butuh sesuatu yang lain, sesuatu yang baru. Sesuatu yang lain dan baru itu dijawab Walikota Dedy dengan menghadirkan Belungguk Point.
“Saya menilai walikota ini (Dedy Wahyudi) berhasil menangkap apa yang dibutuhkan Kota Bengkulu. Ide-idenya juga realistis. Seperti Belungguk Point ini, ini menjadi wajah baru Kota Bengkulu,” ujar Bang Aca.
Tidak hanya sekadar menghadirkan sesuatu yang baru, Belungguk Point menurut Bang Aca memiliki banyak dampak positif. Apa saja? Masyarakat punya pilihan lain untuk hiling (healing) selain ke pantai, pusat Kota Bengkulu menjadi ramai, terang dan cantik. Kemudian yang tak kalah pentingnya, Belungguk Point menggerakan ekonomi masyarakat. Ada banyak pelaku UMKM dan ada kerumunan pembeli. Cocokan?