Sering Dikira Sama, Ini Perbedaan RAM dan ROM yang Perlu Diketahui Sebelum Beli HP

Minggu 21-06-2026,20:06 WIB
Reporter : Septi Widiyarti
Editor : Agus Faizar

Semakin besar kapasitas RAM, maka semakin banyak pula aplikasi yang bisa dijalankan secara bersamaan. 

Oleh karenanya, aspek spesifikasi tersebut penting untuk mereka yang sering melakukan multitasking, terutama di ponsel Android.

Pada dasarnya, RAM bersifat sifat volatile yang berarti data yang ada di dalamnya tidak bisa disimpan secara permanen. Data tersebut akan terhapus jika pasokan listrik terputus karena baterai habis atau perangkat sedang mati.

BACA JUGA:Pinjaman Kupedes BRI Rp 85 Juta, Angsurannya hanya Segini per Bulan

- ROM

Read Only Memory (ROM) adalah komponen memori yang berguna untuk menyimpan program pada laptop dan smartphone. 

Dengan demikian, ROM berguna untuk menyimpan beragam file. Seperti file musik, gambar, dan video. 

Berbeda dengan RAM, saat perangkat mati ROM masih tetap menyimpan data-data di ponsel atau laptop. 

Biasanya, ROM berupa chip memori flash eMMC/UFS yang tertanam di mainboard secara terpisah dari Soc. 

Lebih dari itu, ROM memiliki peran serupa dengan harddisk/SSD di komputer yaitu menyimpan data program dan dokumen pengguna. 

Biasanya, ROM berisikan program-program yang default dari pabrik. Dengan demikian ROM ini digunakan untuk menyimpan firmware.

Akan tetapi, area ROM di media internal masih bisa ditulis ulang dengan cara flashing, untuk diisi sistem operasi hasil modifikasi. 

BACA JUGA:Minta Setop MBG dan Protes Kenaikan Harga BBM, Ribuan Mahasiswa Demo

Septi Widiyarti

Kategori :