BENGKULU TENGAH, RBTVCamkoha.com - Seorang lansia yang berprofesi sebagai petani di Bengkulu Tengah, yakni Rusli (68) asal Desa Lubuk Sini Kecamatan Taba Penanjung Bengkulu Tengah, menjadi korban serangan hewan liar beruang.
Kejadian ini dialami korban pada Selasa (30/6) pagi, yakni sekira pukul 09.30 WIB di areal perkebunan karet miliknya sendiri di wilayah Kecamatan Taba Penanjung.
Beruang liar berwarna hitam diperkirakan melihat korban seorang diri, sehingga langsung menyerang dengan mencakar menggunakan kukunya yang tajam.
Akibatnya korban mengalami luka pada kepala bagian atas, lengan tangan kanan dan pelipis mata bagian bawah sebelah kanan.
BACA JUGA:Cara Nonton Piala Dunia 2026 Inggris vs RD Kongo di TV Analog dan Smart TV
Adik korban bernama Effendi menceritakan, bahwa kakaknya ini berusaha sekuat tenaga untuk keluar dari areal perkebunannya.
Kemudian saat berada di tepi jalan raya, ada pengendara melintas membawanya ke Puskesmas terdekat.
"Awalnya kakak saya ini dibawa ke Puskesmas terdekat, yakni Puskesmas Taba Teret. Namun dikarenakan luka yang dialaminya butuh perawatan lebih serius, akhirnya dirujuk ke RSUD Bengkulu Tengah," jelas Adik Korban.
Korban langsung mendapatkan penanganan di ruang Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD Bengkulu Tengah, hingga terpaksa mendapatkan 35 jahitan.
Kapolres Bengkulu Tengah AKBP Totok Handoyo, melalui Kapolsek Taba Penanjung Iptu Irian Syahri memastikan bahwa telah memeriksa beberapa saksi, untuk memastikan kronologis kejadian.
"Setelah kami dari Polsek Taba Penanjung ke tempat kejadian perkara, diketahui lokasi kebun korban berbatasan langsung dengan hutan lindung. Sejumlah saksi telah kami ambil keterangannya," singkat Kapolsek Taba Penanjung.
Pasca kejadian ini, telah dilaporkan ke pihak terkait dalam hal ini Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Bengkulu, untuk di lakukan tindakan agar kejadian ini tidak terulang.