NASIONAL, RBTVCamkoha.com - Imunisasi merupakan salah satu cara penting untuk menjaga kesehatan anak sejak dini. Salah satu vaksin yang diberikan untuk membantu melindungi anak dari penyakit serius adalah vaksin Difteri Tetanus atau DT.
Vaksin DT membantu tubuh mengenali racun dari bakteri penyebab difteri dan tetanus, sehingga sistem kekebalan tubuh dapat membentuk perlindungan.
Difteri dan tetanus merupakan dua penyakit yang bisa menimbulkan komplikasi berat. Difteri disebabkan oleh bakteri Corynebacterium diphtheriae yang menghasilkan racun.
BACA JUGA:Ini Pilihan Makanan yang Menjaga Tulang Tetap Kuat dan Sehat
Penyakit difteri dapat menular melalui percikan air liur saat orang yang terinfeksi batuk atau bersin.
Infeksi biasanya menyerang tenggorokan dan saluran pernapasan. Pada kondisi tertentu, difteri dapat membentuk selaput tebal di tenggorokan yang membuat penderitanya sulit bernapas.
Penyakit ini juga bisa menyebabkan gangguan pada jantung dan saraf.
Sementara itu, tetanus disebabkan oleh bakteri Clostridium tetani. Berbeda dengan difteri, tetanus tidak menular dari satu orang ke orang lain.
Pada tetanus, bakterinya dapat masuk ke tubuh melalui luka, terutama luka yang terkena kotoran.
Racun yang dihasilkan bakteri kemudian menyerang sistem saraf dan menyebabkan otot menjadi kaku dan mengalami kejang. Salah satu gejala yang cukup khas adalah rahang yang sulit dibuka.
BACA JUGA:Kurang Tidur Bisa Memicu Berbagai Penyakit, Jangan Anggap Sepele
Jadwal Pemberian Vaksin DT
Pemberian vaksin perlu dilakukan sesuai jadwal agar perlindungan yang terbentuk dalam tubuh anak bisa lebih optimal. Secara umum, vaksin yang mengandung perlindungan terhadap difteri dan tetanus diberikan beberapa kali sejak masa bayi hingga usia sekolah dan remaja.
- Pada masa bayi, imunisasi difteri, tetanus, dan pertusis diberikan pada usia 2-4 bulan.
- Booster diberikan pada usia 18 bulan dan usia 5-7 tahun.
- Remaja juga membutuhkan imunisasi lanjutan, seperti Td atau Tdap, pemberian vaksin ini diulang setiap 10 tahun sekali.
BACA JUGA:Buah-buahan Ini Ternyata Bagus untuk Dikonsumsi Penderita Ambeien
Manfaat Vaksin DT
- Membantu melindungi anak dari penyakit difteri.
- Membantu mencegah tetanus.
- Mengurangi kemungkinan terjadinya komplikasi berat akibat kedua penyakit tersebut.
- Membantu mempertahankan kekebalan tubuh melalui pemberian dosis lanjutan atau booster.
BACA JUGA:5 Jenis Ikan yang Tidak Boleh Dikonsumsi Penderita Asam Urat
Efek Samping Vaksin DT
Setelah imunisasi, sebagian anak mungkin mengalami reaksi ringan. Kondisi ini biasanya bersifat sementara dan akan membaik dengan sendirinya.
- Demam ringan.
- Anak menjadi lebih lelah atau rewel.
- Nafsu makan sedikit berkurang.
- Nyeri, kemerahan, atau bengkak di area suntikan.
- Pusing atau merasa kurang nyaman.
- Mual dan muntah pada sebagian anak.