BACA JUGA:Harga dan Spesifikasi Insta360 X6, Action Camera yang Dibekali Sensor 8K
4. Pastikan penyimpanan tidak terlalu penuh
Cek kapasitas drive C, kalau ruang kosongnya tinggal sedikit, laptop bisa terasa lebih lambat. Sebaiknya sisakan ruang kosong yang cukup, misalnya sekitar 20% dari kapasitas penyimpanan.
Kamu bisa menghapus file lama yang sudah tidak dibutuhkan atau memindahkan foto, video, dan dokumen berukuran besar ke penyimpanan lain.
BACA JUGA:Spesifikasi Canon EOS R50 V, Harganya Ramah di Kantong
5. Pertimbangkan mengganti HDD ke SSD
Kalau laptop masih menggunakan HDD lama, menggantinya dengan SSD bisa menjadi salah satu peningkatan yang paling terasa. Proses menyalakan laptop, membuka aplikasi, dan mengakses file umumnya menjadi jauh lebih cepat.
6. Jangan lupa bersihkan bagian dalam laptop
Debu yang menumpuk pada kipas dan saluran udara bisa membuat laptop lebih cepat panas. Ketika suhu terlalu tinggi, performa laptop dapat ikut menurun.
BACA JUGA:Berapa Lama Usia Pakai HP? Kenali Komponen yang Paling Cepat Rusak
Jadi, selain membersihkan file di dalam laptop, sesekali perhatikan juga kondisi fisiknya. Pastikan lubang ventilasi tidak tertutup dan kipas tetap bisa membuang panas dengan baik.
(Hafidzah)