Kenapa Kita Ikut Menguap saat Melihat Orang Lain Menguap?

Minggu 27-09-2026,16:13 WIB
Reporter : Hafidzah
Editor : Purnama Sakti

BACA JUGA:6 Kebiasaan Ini Bikin Tabung Pengering Mesin Cuci Cepat Rusak, Sebaiknya Hindari

- Teman dekat juga bisa mengalami hal yang sama

Fenomena ini juga dapat terjadi di antara teman-teman yang memiliki hubungan akrab. Semakin dekat hubungan seseorang dengan orang lain, semakin besar kemungkinan perilakunya ikut memengaruhi responsnya, termasuk saat menguap.

- Keakraban dapat memengaruhi frekuensinya

Frekuensi menguap menular cenderung berhubungan dengan tingkat keakraban antarindividu. Hubungan yang semakin dekat dapat membuat respons terhadap perilaku orang lain menjadi lebih kuat.

Meski begitu, kedekatan sosial bukan satu-satunya faktor. Rasa lelah, kondisi tubuh, perhatian, suasana hati, dan situasi ketika melihat orang lain menguap juga dapat memengaruhi apakah seseorang akan ikut menguap.

Fenomena kecil ini menunjukkan bahwa tubuh dan otak manusia dapat merespons perilaku orang lain secara otomatis.

Jadi ketika seseorang ikut menguap setelah melihat keluarga atau teman menguap, hal tersebut bisa menjadi salah satu contoh bagaimana perilaku sosial dapat memengaruhi respons tubuh tanpa disadari.

 

Hafidzah

Kategori :