BENGKULU, RBTVCamkoha.com – Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu merehabilitasi gedung eks Mess Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Bengkulu untuk dijadikan Kantor Wali Kota mendapat dukungan dari anggota DPRD Kota Bengkulu Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Syamsu Ihwan ST.
Politisi PAN dari Daerah Pemilihan (Dapil) I tersebut menilai, pemanfaatan aset yang selama ini belum optimal itu dapat menjawab kebutuhan kantor pemerintahan sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru bagi masyarakat di sekitarnya.
Syamsu mengatakan, pengalihan aset dari Pemerintah Provinsi Bengkulu kepada Pemkot Bengkulu menunjukkan adanya kepercayaan pemerintah provinsi Bengkulu agar bangunan tersebut dapat dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat.
BACA JUGA:Harga Emas di Pegadaian Hari Ini 19 Oktober 2026, Antam Makin Berkilau?
Ia mengajak seluruh pihak mendukung rencana tersebut, terlebih Pemkot Bengkulu dinilai membutuhkan gedung kantor wali kota yang representatif.
“Kalau tidak dikelola oleh Pemkot Bengkulu, mungkin pemerintah provinsi juga akan membangunnya. Tetapi ruang lingkup provinsi cukup luas, sehingga aset tersebut diberikan kepada pemerintah kota untuk dimanfaatkan,” ujarnya.
Menurut Syamsu, selama ini aktivitas Kantor Wali Kota Bengkulu masih menempati gedung bekas kantor Bappeda.
BACA JUGA:Pemkot Bengkulu Gelar Uji Kompetensi dan Evaluasi Jabatan Pejabat Eselon II
Karena itu, pemanfaatan eks Mess Pemda dinilai dapat menjadi solusi untuk menyediakan pusat pemerintahan yang lebih representatif.
Ia juga menyinggung informasi dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bengkulu bahwa lokasi eks Mess Pemda telah sesuai dengan peruntukan tata ruang untuk kawasan perkantoran.
“Kalau tata ruangnya sudah sesuai untuk perkantoran, tentu kita mendukung. Mari bersama-sama mendukung Pemkot Bengkulu agar eks Mess Pemda ini bisa dimanfaatkan menjadi Kantor Wali Kota,” katanya.
Berpotensi Hidupkan Ekonomi dan Pariwisata
Selain untuk menunjang kegiatan pemerintahan, Syamsu melihat lokasi eks Mess Pemda memiliki potensi strategis untuk dikembangkan menjadi kawasan yang turut mendukung sektor pariwisata dan perekonomian lokal.
Ia berharap, penataan kawasan dilakukan secara menarik sehingga tidak hanya berfungsi sebagai pusat pemerintahan, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi lingkungan sekitarnya.