NASIONAL, RBTVCamkoha.com - Salah satu sistem listrik yang digunakan masyarakat Indonesia adalah prabayar.
Dengan sistem listrik prabayar, pelanggan hanya perlu membeli token listrik yang nantinya dikonversikan menjadi energi listrik dalam satuan per kilowatt hour (kWh).
BACA JUGA:Penjualan UMKM Meningkat, Pedagang di Belungguk Point Berharap Car Free Night Setiap Minggu
Namun, harga token listrik PLN akan menyesuaikan dengan total nominal pembelian token listrik yang disesuaikan dengan tarif dasar.
Pada dasarnya, pelanggan bisa membeli token listrik dengan nominal yang beragam sesuai keperluan atau kebutuhan, yakni mulai dari Rp 5.000 sampai Rp 1 juta.
Lantas, berapa harga token listrik pekan ini, periode 19-25 Oktober 2026?
BACA JUGA:BMKG Tetapkan Status Awas Kekeringan Meteorologis di 18 Wilayah, Daerahmu Termasuk?
Harga Token Listrik per Oktober 2026
Untuk periode 19-25 Oktober 2026, harga token listrik masih mengacu pada Tarif Dasar Listrik (TDL) Triwulan IV-2026.
Berikut ini adalah tarif listrik per kWh yang masih berlaku untuk pelanggan rumah tangga nonsubsidi pada 19-25 Oktober 2026:
- 900 VA (R-1/TR): Rp 1.352 per kWh
BACA JUGA:Minyak Goreng Harga Spesial, Cek Promo Alfamart Hari Ini
- 1.300 VA (R-1/TR): Rp 1.444,70 per kWh
- 2.200 VA (R-1/TR): Rp 1.444,70 per kWh
- 3.500 VA-5.500 VA (R-2/TR): Rp 1.699,53 per kWh