Perbedaan RON ini lah yang kemudian membuat perbedaan harga jual. Semakin tinggi angka RON, maka harga jual BBM nya semakin mahal.
Penting diketahui pengendara, nilai oktan ini sangat mempengaruhi proses pembakaran mesin motor.
RON atau nilai oktan merupakan ukuran stabilitas bahan bakar. Angka oktan pada setiap jenis BBM mengartikan jumlah tekanan yang diberikan sampai pada akhirnya bahan bakar akan terbakar secara spontan.
Jika RON semakin tinggi, maka kualitas bahan bakar juga semakin baik. Jika pembakaran tidak sempurna atau RON kurang pas, maka bisa menimbulkan kerak.
Akibatnya, mesin kendaraan semakin mudah rusak dan akan mengakibatkan pengeluaran tambahan untuk perawatan. Selain itu harga jual kendaraan yang mudah rusak, dipastikan anjlok.
Penentuan nilai oktan atau RON berdasarkan pada rasio dua senyawa kimia, iso-oktana yang memiliki struktur dan sifat berbeda. Iso-oktana murni memiliki peringkat 100 dan n-heptana memiliki peringkat nol.
BACA JUGA:Pertamax Green 92 Gantikan Pertalite Tahun 2024, Ini Keunggulannya
Jadi campuran dari 90 persen iso-oktana dan 10 persen n-heptana akan menghasilkan nilai RON 90.
Angka oktan yang semakin tinggi maka semakin banyak kompresi dari piston yang bisa ditahan bakan bakar sebelum mesin menyala.