BENGKULU, RBTV.COM – Jika membahas gajah, akan banyak diskusi menarik. Salah satunya soal mani gajah. Berkembang mitos yang beredar terkait mani gajah, yang dipercaya mengandung kekuatan magis, seperti dipakai untuk pelaris, pemikat, penguat stamina libido, dan sebagainya.
Bagaimana sebenarnya? Kepala Kesatuan Pengelolaan Hutan Konservasi TWA Seblat Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu Asep Muhamad Nasir, mengungkapkan, sampai saat ini belum mengetahui soal mitos itu, juga belum ada orang yang mencari ke pusat Latihan gajah (PLG) TWA Seblat. BACA JUGA:Pelihara Satwa Dilindungi, Warga Merpati di Gelandang Ke Polres "Sampai saat ini belum menemukan, karena memang tidak akan ada yang berani. Risikonya sangat tinggi. Ketika gajah birahi, siapapun tidak ada yang boleh mendekat, kecuali pawangnya," beber Asep, sapaan akrab Asep Muhamad Nasir. Ditegaskan Asep, kalaupun ada orang yang ingin mengambil air mani gajah, pasti akan dilarang. Sebab menimbulkan risiko sangat tinggi. “Juga kapan gajah akan birahi, tidak pasti. Bisa 6 bulan sekali," jelasnya Asep. BACA JUGA:Gajah Mati di Kawasan Hutan Produksi Air Rami Diduga karena Sakit Magnet Wisatawan Sementara itu, selain menjadi PLG, bentang alam Seblat yang luasnya 7.732,80 hektar di wilayah Bengkulu Utara-Mukomuko juga menyuguhkan wisata alam yang memiliki daya tarik bagi wisatawan domestik maupun internasional. Diterangkan Asep, di kawasan TWA ada 10 ekor Gajah Sumatera, dan berada di bawah pengawasan Balai Konservasi SDA (BKSDA) Bengkulu-Lampung. "Kalau gajah liar, berada di luar kawasan Seblat. Ada di hutan produksi Air Rami, Lebong Kandis," ujar Asep, Senin (26/12). Sepuluh ekor gajah itu terdiri dari 3 ekor gajah jantan dan 7 ekor gajah betina. “Masih dapat dilihat oleh para wisatawan yang berkunjung. Juga bisa mencoba menunggangi gajah dengan pendampingan,” jelasnya. Sebelumnya, di tengah keindahan aset wisata alam ini, sempat muncul beberapa konflik. Oknum investor mencoba merusak kawasan bentang alam Seblat. Untungnya banyak menuai protes. Salah satunya perusahaan pertambangan batu bara PT Inmas Abadi, yang masuk ke dalam kawasan TWA Seblat. Namun sejak tahun 2020, pengurusan analisis mengenai dampak lingkungan (AMDAL) oleh perusahaan banyak mendatangkan penolakan dari masyarakat. Bahkan 47 komunitas di Bengkulu, sempat mendesak Presiden Joko Widodo untuk mencabut izin tambang. BACA JUGA:Ini Destinasi Wisata di Bengkulu, Ada Pantai, Benteng dan Danau Mantan Kepala Desa Suka Baru, Kecamatan Marga Sakti Seblat, Wakidi menjelaskan, penolakan dilakukan karena dinilai aktivitas pertambangan batu bara akan merusak tempat habitat gajah. Serta merusak koridor kawasan Seblat ke Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) “Namun saat ini PT Inmas Abadi sudah tidak beroperasi lagi, sejak banyak penolakan dari berbagai pihak," ujar Wakidi. Tambahnya, usai PT Inmas Abadi memberhentikan pengurusan izin dan pengoperasian tambang, keberlangsungan habitat gajah dapat terlindungi. Para wisatawan dapat datang ke TWA Seblat, menikmati berbagai keindahan alam dan sarana wisata alam yang disediakan. "Kita sebagai masyarakat juga sangat konsen terhadap kawasan TWA Seblat. Kita sama-sama menjaga agar keberlangsungan satwa ini tetap terlestari. Salah satunya dengan menjaga habitatnya," pungkas Wakidi.(novan)Mitos Air Mani Gajah, Asep: Sangat Berisiko
Senin 26-12-2022,16:14 WIB
Reporter : novan
Editor : ahmad afandi
Tags : #taman nasional kerinci seblat
#pusat latihan gajah (plg) twa seblat
#pt inmas abadi
#pemprov bengkulu
#pemkab bengkulu utara
#mani gajah
#kepala kesatuan pengelolaan hutan konservasi twa seblat bengkulu utara
#kecamatan marga sakti seblat
#desa suka baru
#balai konservasi sda (bksda) bengkulu-lampung
Kategori :
Terkait
Rabu 01-04-2026,16:45 WIB
Menhan Mendarat di Bandara Fatmawati, Wagub Mian Sampaikan Kesiapan Lahan Pembangunan Lanud
Selasa 31-03-2026,16:44 WIB
Daftar Lengkap Nama 54 Pejabat Eselon III Pempov Bengkulu yang Dilantik Wagub Mian
Selasa 24-03-2026,09:26 WIB
Gubernur Bengkulu Beri THR Diskon 50% Pajak Kendaraan Non-BD Lewat Program BBNK Selama Lebaran
Sabtu 21-03-2026,17:40 WIB
Tanpa Open House, Gubernur Perintahkan Pejabat Pemprov Bengkulu Turun ke Lapangan Datangi Masyarakat
Sabtu 21-03-2026,11:42 WIB
Salat Idulfitri di Masjid Baitul Izzah Berlangsung Khidmat, Pemprov Bengkulu Dorong Semangat 'Bantu Rakyat'
Terpopuler
Minggu 05-04-2026,21:47 WIB
Hujan Deras, Puluhan Rumah Warga Seluma Terendam Banjir, 1 Rumah Tertimpa Tiang Listrik
Minggu 05-04-2026,15:14 WIB
Cek Tabel Terbaru dan Terlengkap KUR BSI April 2026 Plafon Rp 1-500 Juta
Minggu 05-04-2026,17:11 WIB
Bupati Seluma Usulkan Pendirian Rindam ke Menhan Sjafrie Sjamsoeddin
Minggu 05-04-2026,22:33 WIB
Kepahiang juga Kebanjiran, Sungai Air Pesi Meluap dan Rendam Rumah Warga
Minggu 05-04-2026,14:50 WIB
6 Manfaat Daun Jeruk Nipis untuk Kesehatan, Nomor 6 Belum Banyak yang Tahu
Terkini
Senin 06-04-2026,13:33 WIB
Lebih Manjur, Ini Cara untuk Mengatasi Sakit Gigi Berlubang dengan Bahan Alami
Senin 06-04-2026,12:57 WIB
Terduga Pelaku Penikaman Remaja Seluma Hingga Tewas di Simpang Kandis Ditangkap Polisi
Senin 06-04-2026,12:50 WIB
Ini Dia Cara Menghilangkan Bopeng Bekas Cacar, Dijamin Ampuh dan Sembuh
Senin 06-04-2026,12:11 WIB
Daftar HP Realme Terbaru Harga Rp 2 Jutaan April 2026
Senin 06-04-2026,12:00 WIB