Memiliki kemasan botol gelas dan berlabel hitam, Iluliaq adalah air mineral yang bersumber dari gletser Sermeq Kujalleq di Greenland.
Yang perlu kamu ketahui adalah gletser ini sudah termasuk situs warisan budaya UNESCO sejak tahun 2004.
Bongkahan es dari gletser tersebut dibawa ke Disko Bay untuk diproses dan dibiarkan meleleh secara alami.
Air tersebut kemudian di-sterilisasi dengan autoklaf. Autoklaf adalah alat pemanas yang digunakan untuk mensterilkan peralatan dengan uap bersuhu dan bertekanan tinggi.
Air mineral Iluliaq ini dijual dengan harga Rp750 ribu. Mahal amat ya.
BACA JUGA:Pastikan Selalu Pilih Air Minum yang Terbaik, Ini Rekomendasi Air Mineral dengan pH Tinggi
6. Svalbardi
Air mineral lainnya yang lebih mahal adalah Svalbardi. Air ini diperoleh dari gletser Kepulauan Svalbard di wilayah paling utama Norwegia, tepatnya di Samudra Arktik.
Proses pengambilan airnya sangat sulit dan lama. Kira-kira, butuh waktu sekitar 3 sampai 7 hari untuk mengambil bongkahan es yang sudah berumur 4000 tahun.
Bongkahan es yang sudah diambil kemudian dipotong menjadi bagian-bagian yang lebih kecil untuk disimpan di tempat penyimpanan khusus.
Harga air mineral Svalbardi pun sudah berada di atas Rp1 juta, tepatnya Rp1,2 juta.
7. Fillico
Ada lagi yang lebih mahal dari air mineral Svalbardi, yaitu Fillico. Percaya nggak, air mineral ini dibanderol dengan harga Rp3 juta per botolnya?
Fillico memiliki desain kemasan yang mewah banget. Badan botol gelasnya dihiasi dengan kristal-kristal Swarovski dan ada jenis botol yang memiliki pegangan menyerupai sayap.
Tutup botolnya pun berbentuk mahkota. Kalau dilihat dari jauh, air kemasan ini terlihat seperti bidak catur.
Airnya sendiri diambil dari mata air Nunobiki di Kobe, Jepang. Air ini mengalir perlahan-lahan melalui bebatuan dari gunung Rokko sehingga banyak kandungan mineral dan oksigen di dalamnya.