BACA JUGA:Hati-hati Bisa Keguguran! Ini Gejala Virus Rubella Pada Ibu Hamil
Melansir dari situs resmi pemerintah Inggris, vaksin AstraZeneca sebenarnya mengandung vektor adenovirus dari simpanse (rekombinan ChAdOx1-S) yang disisipi glikoprotein spike dari virus SARS-Cov-2, serta organisme hasil rekayasa genetika (GMO).
Vaksin AstraZeneca juga mengandung kurang dari 23 miligram per dosis (0,5 mililiter). Artinya, pada dasarnya vaksin ini bebas natrium.
BACA JUGA:Apa Itu Virus Rubella? Ini Penyebab, Gejala dan Pengobatan Herbalnya
Selain itu, vaksin AstraZeneca mengandung alkohol dalam jumlah yang sangat sedikit, yakni sebanyak 2 miligram alkohol (etanol) per dosis (0,5 mililiter).
Ada sejumlah kandungan lainnya dalam vaksin yang juga digunakan di Indonesia ini, antara lain:
1. L-histidine
2. L-histidine hydrochloride monohydrate
3. Magnesium klorida heksahidrat
4. Polysorbate 80
5. Etanol
6. Sukrosa
7. Natrium klorida
8. Dinatrium edetat dihidrat
9. Air untuk injeksi.
BACA JUGA:Solusi Saraf Kejepit Tanpa Operasi, Cukup Minum Rebusan Daun Alami Ini, Dijamin Ampuh!