Bahkan dalam dunia vlog, tujuan mereka tidak hanya sebatas mendapatkan penghasilan, tetapi juga bisa berupa pengakuan dan dukungan dari masyarakat lokal maupun internasional. Jadi, apa tujuan personal brandingmu di Instagram?
BACA JUGA:Pelaku Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara, Ini Permintaan dari Keluarga Korban Penganiayaan di STIP
4. Jangan malu pakai banyak hashtag
Beberapa orang mungkin ragu atau enggan menggunakan banyak hashtag di postingan mereka karena merasa hal tersebut tidak terkait langsung dengan personal branding mereka.
Namun, penggunaan hashtag dapat membantu konten Anda terhubung dengan konten lain yang menggunakan hashtag serupa di seluruh dunia. Dengan demikian, terjalinlah dialog antara postingan Anda dengan konten lainnya.
BACA JUGA:Lagi Cari HP Xiaomi Terbaru? Yuk Intip Daftar Harga Terbaru Varian Hp Xiaomi Mei 2024
Bagaimana hal ini berkaitan dengan personal branding? Penggunaan hashtag yang tepat dapat membantu Anda bertemu dengan netizen yang memiliki minat atau selera yang serupa.
Jika personal branding Anda berhasil, hal ini akan tercermin dari pertumbuhan jumlah pengikut akun Anda. Penggunaan hashtag tidak hanya berlaku di Instagram, tetapi juga dapat diterapkan di platform lain seperti blog WordPress.
Hashtag yang Anda gunakan tidak selalu harus berkaitan langsung dengan konten yang Anda unggah, tetapi dapat disesuaikan dengan personal branding Anda secara keseluruhan.
BACA JUGA:Cara Menghilangkan Uban Tanpa Semir dengan Bahan Ini, Hasil Sempurna jika Konsisten
5. Konsistensi adalah (salah satu) kunci
Untuk membangun personal branding yang kuat dan melekat di hati pengikut Anda, konsistensi sangatlah penting.
Merawat akun media sosial Anda secara konsisten akan membantu pertumbuhan dan perkembangan personal branding Anda. Tentukan konsep tentang jumlah konten yang akan diunggah dalam periode waktu tertentu.
Sebagai seorang pengguna aktif media sosial, Anda mungkin telah melihat perbedaan antara influencer yang rajin mengunggah konten setiap hari dengan mereka yang hanya aktif beberapa kali dalam seminggu.
BACA JUGA:Cara Mengajukan KUR BRI Secara Online, Pinjaman Rp 30 Juta Cicilan Mulai Rp 500 Ribuan
Akun yang aktif dalam menyajikan konten baru secara konsisten akan memiliki jumlah pengikut yang lebih banyak, dan personal branding pemilik akun tersebut akan lebih mudah terbaca oleh pengikut setianya.
Meskipun Anda mungkin tidak bisa mengunggah konten setiap hari, tetaplah konsisten dengan gaya dan ciri khas Anda. Hal ini akan dibahas lebih lanjut pada poin selanjutnya.
6. Simbiosis mutualisme dengan teman
Personal branding tidak selalu harus dilakukan sendiri. Dalam membangun personal branding, penting untuk membangun hubungan yang saling mendukung dengan teman-teman.