3. Kapasitas Pembayaran yang Rendah
- Pendapatan bulanan tidak mencukupi untuk membayar cicilan KUR.
- Terlalu banyak pinjaman lain yang sedang berjalan, sehingga dianggap berisiko tinggi oleh bank.
BACA JUGA:Pencurian 42 Unit HP di MAN 2 Kota Bengkulu, Ini Penuturan Lengkap 2 Tersangka
4. Jaminan Tidak Memenuhi Syarat
- Beberapa jenis KUR tetap memerlukan jaminan, seperti sertifikat tanah atau kendaraan.
- Jaminan yang diberikan tidak memiliki nilai cukup atau tidak sesuai dengan persyaratan bank.
5. Dokumen Tidak Lengkap atau Tidak Valid
- Dokumen yang diajukan kurang lengkap, seperti tidak menyertakan KTP, KK, NPWP untuk pinjaman tertentu atau surat izin usaha.
- Dokumen yang diberikan tidak valid, misalnya e-KTP yang belum diperbarui atau surat izin usaha yang kedaluwarsa.
BACA JUGA:Tabel Angsuran KUR BTN 2025 Pinjaman Rp 45 Juta, Lengkap Syarat dan Cara Pinjam
6. Tujuan Penggunaan Dana Tidak Jelas
- Pengajuan KUR tidak disertai dengan rencana penggunaan dana yang konkret dan terperinci.
- Dana yang diajukan akan digunakan untuk keperluan konsumtif, bukan untuk mengembangkan usaha.
7. Hasil Survei Tidak Memenuhi Kriteria
- Petugas survei menemukan bahwa usaha yang diajukan tidak sesuai dengan yang dilaporkan dalam berkas.