Punya Banyak Musuh, Ini 6 Risiko jadi Seorang Debt Collector

Kamis 06-03-2025,10:54 WIB
Reporter : Putri Nurhidayati
Editor : ahmad afandi

Pekerjaan sebagai debt collector juga seringkali memiliki stigma negatif karena dianggap melibatkan praktik yang kasar atau tidak manusiawi. 

Ini bisa merusak reputasi pribadi atau profesional seorang debt collector, terutama jika mereka bekerja di perusahaan pinjol ilegal yang menggunakan metode penagihan yang merugikan. 

BACA JUGA:Syarat Pengajuan Pinjaman Tanpa Jaminan Tunaiku, Ini Tabel Simulasi Angsurannya

4. Tantangan Emosional

Kerap bekerja dilapangan dan menghadapi banyaknya watak para debitur tak jarang membuat debt collector merasa sulit untuk mengatasi situasi emosional saat berurusan dengan debitur yang mengalami kesulitan finansial, terutama yang mungkin sudah berada dalam kondisi terdesak. 

Interaksi dengan orang-orang yang memiliki beban finansial berat dapat menimbulkan dilema moral dan emosional.

BACA JUGA:Telat Bayar Angsuran, Apakah DC Shopee Paylater Datang ke Rumah?

5. Ketidakpastian Penghasilan

Meskipun gaji pokok bagi seorang debt collector biasanya cukup stabil, sebagian besar penghasilan mereka bergantung pada komisi yang diperoleh dari pembayaran utang yang berhasil ditagih. 

Jika beruntung, mungkin mereka bisa meraup penghasilan hingga puluhan juta, namun ketika mereka tidak berhasil mencapai target, mereka mungkin akan mengalami pengurangan penghasilan.

BACA JUGA:Simulasi Kredit Motor Yamaha Fazzio Tahun 2025, Angsuran Bulanannya hanya Rp 400 Ribuan

6. Risiko Hukum

Beberapa debt collector yang bekerja dengan cara yang tidak sah atau melanggar aturan hukum berisiko menghadapi tuntutan hukum. 

Ini termasuk pelanggaran terkait undang-undang perlindungan data pribadi, ancaman fisik atau verbal terhadap debitur, atau penagihan dengan cara yang tidak etis. Hal ini bisa berakibat pada tindakan hukum baik terhadap perusahaan tempat mereka bekerja maupun diri mereka sendiri.

BACA JUGA:Buruan Ikut Pemutihan Pajak Kendaraan, Segini Pajak Tahunan Mobil Mitsubishi Xpander

Itulah beberapa risiko memiliki profesiebagai debt collector. Secara keseluruhan, meskipun profesi debt collector bisa menawarkan penghasilan yang menarik, terutama dengan komisi yang besar, risiko yang terkait dengan pekerjaan ini tidak dapat diabaikan. 

Kategori :