BACA JUGA:Jelang Lebaran 2025, Pemda Lebong Buka Posko Pengaduan THR
4. Hindari Perjalanan di Jam Sibuk
Kalau bisa, pilih waktu keberangkatan yang nggak terlalu ramai buat menghindari macet. Selain bikin perjalanan lebih nyaman, ini juga bisa menghemat daya baterai karena mobil nggak perlu berhenti dan jalan terus-menerus. Waktu terbaik buat berangkat biasanya pagi buta atau malam hari saat jalanan lebih lengang.
BACA JUGA:Untuk Bayar THR PNS dan PPPK, Pemkab Kepahiang Siapkan Anggaran Segini
5. Bawa Peralatan Darurat
Jangan lupa buat bawa perlengkapan darurat, ya! Ini termasuk kabel pengisian daya cadangan, power bank khusus mobil listrik (kalau ada), dan peralatan sederhana buat mengatasi masalah kecil di jalan.
Lebih baik siap sedia daripada harus bingung kalau ada kendala di tengah perjalanan.
BACA JUGA:Sambut HUT Kota Bengkulu ke-306, Bundaran Monumen Fatmawati Dicat Merah Putih
6. Gunakan Mode Berkendara Hemat Energi
Mobil listrik biasanya punya mode berkendara hemat energi atau mode eco. Mode ini bisa membantu mengoptimalkan penggunaan daya baterai supaya lebih awet dan jarak tempuh makin jauh.
Selain itu, hindari akselerasi mendadak dan gunakan rem dengan lembut supaya energi bisa digunakan lebih efisien.
7. Pantau Kondisi Cuaca dan Jalan
Sebelum berangkat, cek dulu perkiraan cuaca dan kondisi jalan yang akan dilewati. Cuaca ekstrem atau jalanan yang rusak bisa mempengaruhi konsumsi daya mobil listrik.
Kalau ada kemungkinan hujan deras atau kemacetan parah, lebih baik cari jalur alternatif yang lebih aman dan nyaman.
BACA JUGA:Waspada! Beruang Madu Berkeliaran di Daerah Seluma, Petani Was-was Bekerja