BACA JUGA:Arjuna dan Abiyu Tewas, Rumah Terduga Pelaku Dijaga Ketat
Dari penelurusan pihak kepolisian, akhirnya tulisan IBRAHIM TANJUNG BENGKULU itu mengarah ke rumah pelaku PU yang merupakan tetangga korban sendiri.
Senin malam (21/4) pihak kepolisian dari Polresta Bengkulu melakukan penggeledahan di rumah pelaku. Saat itu ternyata ditemukan karung lain di dalam rumah itu dengan tulisan yang sama IBRAHIM TANJUNG BENGKULU.
Dengan penemuan itu, semakin kuat dugaan polisi jika mayat yang ada di dalam karung yang ditemukan di Muara Jenggalu ada hubungannya dengan orang di dalam rumah pelaku.
Bersamaan pihak kepolisian sedang melakukan penggeledahan, ternyata anggota polisi yang sedang bekerja itu mencium bau tak sedap dari sekitar rumah terduga pelaku.
Curiga dengan bau itu, tim kemudian menelusuri di sekitar rumah pelaku untuk mencari tahu sumber bau tak sedap itu.
Terungkap, bau tak sedap itu berasal dari septic tank yang ada di sekitar rumah pelaku. Pihak kepolisian pun langsung memeriksa ke dalam septic tank dan ternyata di dalamnya kembali ditemukan mayat di dalam karung.
Dengan temuan ini, pelaku PU tidak bisa mengelak lagi. Dia pun langsung diamankan pihak kepolisian.
Tidak hanya itu, polisi juga membawa keluarga pelaku demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
BACA JUGA:Polisi Amankan Pelaku, Dua Mayat Dalam Karung Diduga Arjuna dan Abiyu
Pelaku Berpura-pura
Sementara itu, pasca kedua korban Abiyu dan Arjuna tidak pulang ke rumah pada 15 April 2025, keluarganya langsung cemas dan melakukan pencarian.
Pihak keluarga juga melapor ke polisi dan banyak orang yang ikut menyebarkan informasi hilangnya Abiyu dan Arjuna dengan harapan keduanya bisa ditemukan dalam keadaan selamat.
Pencarian dilakukan di banyak tempat. Khususnya di tempat-tempat yang selama ini korban Abiyu dan Arjuna sering bermain. Bahkan terduga pelaku PU ikut serta membantu pencarian itu.
Hal ini dilakukan terduga pelaku PU untuk menutupi perbuatannya. Dia berharap tidak ada orang yang curiga dengannya.