Jengkol Lebih Pulen dan Enak, Ini Dia Cara Memilih Jengkol yang Perlu Anda Ketahui

Jumat 25-04-2025,14:42 WIB
Reporter : Sheila Silvina
Editor : Septi Widiyarti

Itu biasanya tanda jengkol mulai membusuk atau sudah terlalu lama disimpan. Selain rasanya jadi pahit, aromanya juga lebih menyengat dan kurang sedap.

3. Pilih yang Bulat dan Menggembung

Mau jengkol yang lembut waktu dikunyah? Cari bentuk yang bulat dan agak menggembung. Jengkol dengan bentuk seperti ini cenderung punya daging yang lebih tebal dan empuk setelah dimasak. Yang bentuknya pipih biasanya lebih keras dan kurang nikmat.

BACA JUGA:Polres Seluma Minta Bukti Penerapan K3 dari PT Bengkulu Sawit Lestari, 2 Karyawan Alami Luka Bakar

4. Jangan Ambil yang Pipih atau Kecil-Kecil

Meskipun terlihat menggemaskan, jengkol yang terlalu pipih atau gepeng biasanya punya daging tipis dan keras.

Saat dimasak, teksturnya bisa bikin gigi kerja ekstra keras. Nggak mau kan, niatnya masak enak malah jadi latihan gigitan baja?

5. Periksa Kulitnya, Harus Mulus dan Bebas Cacat

Jangan cuma fokus ke dalamnya, kulit jengkol juga perlu kamu cek. Pilih yang kulitnya masih mulus dan nggak banyak lecet.
Kulit yang mulus biasanya menandakan isi di dalamnya juga masih bagus dan segar.

BACA JUGA:9 Rekomendasi Ban Tubeless Terbaik Buat Harian, Berkendara Makin Nyaman dan Aman

6. Waspadai Lubang dan Guratan Aneh

Kalau kamu lihat ada jengkol dengan lubang kecil, sayatan, atau bekas gigitan, hati-hati! Itu bisa jadi ulah ulat atau serangga.
Meskipun bisa dibuang bagian yang rusak, tetap saja kualitasnya turun dan aromanya bisa berubah.

7. Cium Baunya, Harus Khas Tapi Gak Menyengat Banget

Baunya jengkol memang khas, tapi bukan berarti harus menyengat sampai bikin pusing. Pilih jengkol yang aromanya wajar dan nggak terlalu tajam.
Kalau baunya sudah menyengat atau terasa busuk, lebih baik cari yang lain.

BACA JUGA:Buruan Beli, Harga Emas 22 Karat Hari Ini Tak Berkilau, Segini Per Gram

8. Tes Tekstur dengan Ditekan

Kategori :