BACA JUGA:Kuota Sekolah Rakyat Bertambah, Sentra Dharma Sudah Verifikasi Berkas 159 Calon Pelajar
Meski dikenal dengan penawaran suku bunga yang terendah dan tenor panjang serta cicilan terjangkau, ternyata sama seperti semua produk keuangan lainnya.
KUR BRI 2025 juga memiliki ketentuan yang perlu diperhatikan. Jika tidak, pengajuan bisa saja terjadi penolakan.
Untuk menghindari hal tersebut, simak enam penyebab utama penolakan pengajuan KUR BRI 2025 berikut:
1. Limit Akumulasi Penerimaan KUR Sudah Habis
Penyebab umum pengajuan KUR BRI ditolak adalah karena nasabah sudah mencapai batas maksimal penerimaan KUR.
2. Pengajuan Tidak Sesuai dengan Wilayah Domisili
Contohnya KUR mikro hanya dapat diajukan di unit BRI yang sesuai dengan domisili nasabah. Jika Anda mengajukan KUR di luar wilayah tempat tinggal Anda, pengajuan kemungkinan besar akan ditolak.
BACA JUGA:Pantas Jadi Pekerjaan Incaran, Segini Gaji PPPK Kementerian BUMN per Bulan
3. Riwayat Pembayaran Buruk atau Kredit Macet
Bank akan memeriksa riwayat pembayaran pinjaman sebelumnya. Jika Anda memiliki kredit macet atau pernah terlambat membayar, pengajuan KUR BRI bisa ditolak.
4. Tidak Memiliki Agunan yang Memadai
Beberapa jenis KUR membutuhkan agunan sebagai syarat, Jika agunan yang Anda miliki tidak memenuhi ketentuan bank, pengajuan KUR bisa gagal.
BACA JUGA:Mau Beli Emas Emas Lotus Archi? Ini Update Harganya Hari Ini Kamis 8 Mei 2025
5. Tidak Memiliki NPWP Aktif
Untuk pengajuan KUR Ritel dengan plafon lebih dari Rp100 juta, memiliki NPWP aktif adalah syarat wajib. Jika Anda tidak memiliki atau tidak memperbarui NPWP, pengajuan KUR bisa ditolak.
6. Kantor BRI Memiliki Tingkat Kredit Macet Tinggi