Banyak pengguna akhirnya tetap kembali menggunakan cara lama: langsung geser dari lock screen ke aplikasi kamera.
BACA JUGA:Disergap Polisi, Petani Asal Curup ini Hanya Bisa Pasrah dan Mengaku
2. Kurang Efektif untuk Pengguna Konten Vertikal
Bagi pembuat konten yang sering merekam dalam mode potret (vertical), posisi dan antarmuka Camera Control kurang praktis.
Gesekan tangan saat mengakses menu kamera terasa aneh dan tidak nyaman. Bahkan saat merekam video, jika tidak dipegang erat, hasil video bisa goyang atau blur.
Hal ini tentu jadi perhatian bagi pengguna aktif Instagram Reels, TikTok, atau platform lain yang dominan dengan format vertikal.
BACA JUGA:Disergap Polisi, Petani Asal Curup ini Hanya Bisa Pasrah dan Mengaku
Layak Upgrade atau Tidak?
Secara keseluruhan, iPhone 16 Pro Max hadir dengan berbagai peningkatan yang nyata, khususnya di aspek layar, performa termal, dan kamera.
Untuk kamu yang punya aktivitas tinggi dalam membuat konten atau sekadar ingin merasakan pengalaman premium dari produk Apple terbaru, ponsel ini sangat menggoda untuk dimiliki.
Namun, perlu dicatat bahwa tidak semua fitur barunya bekerja optimal. Beberapa inovasi seperti Camera Control masih terasa “gimmicky” dan perlu penyesuaian dari pengguna.
BACA JUGA:Selamat! BRI Umumkan 45 Jurnalis Penerima Beasiswa S2 Fellowship Journalism 2025
Jadi, kalau kamu pengguna kasual atau belum terlalu terganggu dengan performa iPhone generasi sebelumnya, mungkin upgrade ke iPhone 16 belum jadi prioritas.
Semoga ulasan ini bisa jadi pertimbangan buat kamu sebelum memutuskan upgrade. Jadi, apakah kamu siap iPhone 16 Pro Max brada ke dalam genggamanmu?
BACA JUGA:Di Depan Anak dan Istri, Kades di Bengkulu Utara Ditujah Warganya Sendiri
Sheila Silvina