Hari Libur, Gubernur Bengkulu Rapat dengan Pertamina Minta Tambah Kuota BBM

Minggu 25-05-2025,17:36 WIB
Reporter : Verdi Dwiansyah
Editor : Septi Fitriani

BACA JUGA:Harga Avanza Bekas Tahun 2015–2020, Mobil Keluarga Irit BBM dan Perawatan Gampang

Ia juga mendorong pengawasan lebih ketat terhadap pembelian BBM bersubsidi melalui sistem barcode guna mencegah penimbunan.

“Kita harus pastikan BBM tepat sasaran, dan masyarakat tidak dirugikan,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan.

BACA JUGA:Taman Santoso Kepahiang Bakal Direvitalisasi Jadi Alun-alun

“Panic buying hanya memperparah situasi. Pemerintah dan Pertamina sedang bekerja untuk menormalkan distribusi,” tegasnya.

Hasil rapat Gubernur Bengkulu bersama Pertamina: 

1. Kelangkaan BBM di Bengkulu merupakan dampak pendangkalan alur pelabuhan Pulau Baai, sementara pasokan BBM dari Palembang ke Lubuklinggau menggunakan kereta api saat ini sedang proses recovery. Pertamina terus memantau stok BBM di SPBU yang kosong dan terus memaksimalkan pasokan. Untuk kuota BBM di Bengkulu aman, pengisian tergantung kedatangan mobil tangki.

2. Gubernur meminta kuota BBM Bengkulu ditambah. Sementara waktu untuk kendaraan roda empat ke atas diminta tidak diisi full untuk mengatasi kondisi antrean panjang kendaraan saat ini.

3. Pemerintah Daerah akan menghadap Menteri ESDM agar permasalahan BBM serius ditangani, karena walau alur pelabuhan lancar masih terjadi antrean.

4. Memastikan pembatasan BBM menggunakan barcode, pembatasan penjualan BBM jam malam agar pada pagi hari masih ada stok BBM.

 

Verdi Dwiansyah

Kategori :