Makna di Balik Leher Bergaris Dua, Benarkah Pembawa Keberuntungan?

Senin 09-06-2025,00:12 WIB
Reporter : Putri Nurhidayati
Editor : Septi Widiyarti

BACA JUGA:Tabel Angsuran KSM Mandiri Tenor 6-10 Tahun untuk Pinjaman Rp 10-50 Juta

Penyebab Lain Leher Bergaris Dua

Selain sinar matahari, berikut faktor-faktor lain yang turut menyebabkan garis di leher kata dr. Tirta:

1. Paparan asap rokok

Baik perokok aktif maupun pasif, termasuk rokok elektrik, memiliki efek buruk terhadap kesehatan kulit. Merokok, menurut dr. Tirta, tidak memiliki makna positif dalam bentuk apa pun.

2. Kurang tidur

Saat tidur, tubuh memperbaiki diri, termasuk memperbaiki kerusakan pada kulit. Orang dewasa idealnya tidur 7–9 jam per hari agar kulit memiliki waktu untuk regenerasi secara optimal.

BACA JUGA:Bupati Seluma Serahkan Sapi Limosin Berbobot 890 Kg dari Presiden Prabowo untuk Kurban Idul Adha 2025

3. Kebiasaan menunduk

Posisi leher yang sering menunduk, seperti saat bermain ponsel dalam waktu lama, juga dapat memicu terbentuknya garis di leher.

4. Faktor keturunan

Beberapa orang memang memiliki elastisitas kulit yang lebih rendah secara genetik. Dalam kasus ini, penggunaan pelembap (moisturizer) bisa membantu, meski tidak sepenuhnya efektif.

BACA JUGA:Pemprov Bengkulu Kurban 26 Ekor Sapi untuk Warga di 9 Kabupaten dan 1 Kota

Jadi, meskipun banyak yang mengaitkan leher bergaris dua dengan hoki, dari sisi medis, kondisi ini lebih merupakan indikator kondisi kulit dan gaya hidup.

Perawatan menyeluruh, termasuk perawatan leher, penting untuk menjaga kesehatan dan penampilan kulit secara keseluruhan.

Demikianlah informasi diatas, semoga bisa bermanfaat.

BACA JUGA:Kejati Bengkulu Kurban 15 Ekor Sapi di Hari Raya Idul Adha 2025

Kategori :