Dengan kata lain, faktor jarak geografis sangat menentukan cepat atau lambatnya tindakan penagihan secara langsung oleh petugas DC.
Lantas, di mana saja sebenarnya wilayah yang saat ini telah memiliki keberadaan DC Akulaku secara aktif?
BACA JUGA:Jangan Panik Dulu! Pahami Metode Baru DC Lapangan Shopee, Masih Datang Kerumah?
Berdasarkan data tahun 2022 yang diperoleh langsung dari narasumber ketika masih bekerja di lapangan, wilayah Jabodetabek sudah pasti masuk dalam cakupan penuh.
Kemudian hampir semua kabupaten di Jawa Barat juga telah memiliki DC aktif.
Untuk Jawa Tengah, hampir seluruh kabupaten telah tercover kecuali Sragen dan Sukoharjo. Sementara di Jawa Timur, beberapa daerah seperti Bangkalan, Sampang, Sumenep, Pamekasan, dan Situbondo masih belum menjadi wilayah operasional kolektor Akulaku pada data saat itu.
Untuk luar Pulau Jawa, penyebaran DC masih tergolong terbatas dan hanya terdapat di kota-kota besar di provinsi Sumatera dan Kalimantan.
BACA JUGA:5 Mitos Malam 1 Suro, Malam Sakral Penuh Misteri dalam Budaya Jawa
Di wilayah Indonesia timur seperti Maluku dan Papua, keberadaan DC Akulaku masih sangat jarang.
Sehingga tingkat risiko penagihan langsung lebih rendah namun bukan berarti tidak ada.
Meskipun informasi ini bersifat sementara dan berdasarkan data lama (Januari 2022), tren menunjukkan bahwa penyebaran dan penambahan DC Akulaku terus berkembang.
BACA JUGA:BRI dan Rumah BUMN Cetak UMKM Siap Ekspor: Kisah Sukses Baker’s Gram
Oleh karena itu, sangat disarankan bagi siapa pun yang mengalami keterlambatan pembayaran untuk tetap waspada dan berusaha menyelesaikan kewajiban secara bijak.
Penting juga untuk memahami bahwa meskipun mereka bertindak sebagai pihak ketiga, DC tetap memiliki batasan hukum dalam melakukan penagihan.
Jika Anda terlanjur terjerat utang pinjol seperti dari Akulaku, jangan panik. Carilah bantuan, baik dari keluarga, teman, atau konsultan keuangan yang dapat dipercaya.
BACA JUGA:Terkenal di Dunia, 6 Suku Ini Memiliki Ilmu Sihir Paling Ampuh, Santet Masih Kalah Jauh