Sakral dan Keramat! Ini Mitos-mitos Malam Satu Suro Menurut Pandangan Islam

Minggu 22-06-2025,17:36 WIB
Reporter : Tianzi Agustin
Editor : Agus Faizar

NASIONAL, RBTV.DISWAY.ID – Sakral dan keramat! ini mitos-mitos malam satu suro menurut pandangan Islam.

Malam Satu Suro yang dipercaya masyarakat Jawa sebagai malam sakral dan keramat bertepatan dengan 1 Muharram dalam kalender Hijriyah, sering kali dikaitkan dengan berbagai mitos dan kepercayaan mistis, terutama di kalangan masyarakat Jawa. 

Banyak yang meyakini bahwa malam ini penuh dengan aura gaib. Namun, bagaimana sebenarnya pandangan Islam terhadap malam ini?

BACA JUGA:Jangan Lakukan Larangan Ini di Malam Satu Suro Kalau Tidak Mau Hal Buruk Terjadi, Sering Dianggap Sepele

Sejarah Penting 1 Muharram dalam Islam

Dilansir dari unggahan channel youtube @MAGENTA ISLAM tanggal 1 Muharram bukanlah hari yang menyeramkan, melainkan momen bersejarah yang menandai hijrahnya Nabi Muhammad dari Makkah ke Madinah.

Peristiwa ini menjadi tonggak awal kalender Hijriyah dan simbol perjuangan serta awal kebangkitan umat Islam.

Allah SWT mengabadikan peristiwa hijrah ini dalam Al-Qur’an At-Taubah: 40.

Hijrah bukan semata perpindahan tempat, melainkan juga bentuk ikhtiar menyelamatkan akidah, dan menjadi awal penyebaran Islam secara terbuka.

Pada bulan Muharram, khususnya hari ke-10 dikenal sebagai Hari Asyura, Allah menyelamatkan Bani Israil dari kejaran Firaun. Rasulullah saat tiba di Madinah melihat kaum Yahudi berpuasa pada hari itu. Beliau pun bersabda:

“Kami lebih berhak terhadap Musa daripada kalian.”

Kemudian beliau menganjurkan umat Islam untuk ikut berpuasa di Hari Asyura.  (HR. Muslim)

BACA JUGA:Jangan Dilanggar, Inilah 4 Jenis Pantangan Malam 1 Suro Bagi Weton Tulang Wangi

Mitos-Mitos Malam Satu Suro dalam Masyarakat

Di berbagai daerah, terutama di Jawa, malam Satu Suro sering dianggap sakral dan penuh misteri. Beberapa mitos yang berkembang antara lain:

  • Tidak boleh bepergian atau keluar rumah karena diyakini banyak makhluk halus berkeliaran.
  • Dilarang menikah atau mengadakan acara besar karena dianggap bisa mengundang kesialan.
  • Harus melakukan ritual tertentu agar terhindar dari bala.
Kategori :