BACA JUGA:HP 2 Jutaan RAM 8 GB, Murah tapi Ngebut! Ini Rekomendasinya
Jadi Tren Global
Kepopuleran selebrasi ini juga diikuti oleh banyak pemain lain. Tak sedikit pemain muda, baik profesional maupun amatir, yang meniru selebrasi tersebut setelah mencetak gol.
Bahkan atlet dari cabang olahraga lain seperti NBA, UFC, hingga kriket pun ikut menggunakan selebrasi “Siuuu” sebagai bentuk euforia.
Sayangnya, beberapa orang yang menirunya tidak selalu memperhitungkan teknik lompat dan mendarat yang benar, sehingga ada insiden kecil, seperti terpeleset, jatuh, bahkan cedera ringan. Namun ini lebih karena kesalahan teknis pribadi, bukan karena selebrasinya sendiri berbahaya.
BACA JUGA:Honor X70 Vs iPhone 16, Mana yang Spesifikasinya Lebih Unggul?
Seiring waktu, selebrasi “Siuuu” telah menjadi bagian dari identitas Cristiano Ronaldo. Sama halnya dengan gerakan "dab" milik Paul Pogba atau “telephone call” milik Antoine Griezmann, “Siuuu” punya tempat spesial di hati para penggemar bola.
Tak berlebihan jika dikatakan bahwa “Siuuu” bukan sekadar selebrasi, melainkan warisan dari salah satu pemain terbaik dunia.
Dan selama Ronaldo masih aktif bermain atau bahkan setelah ia pensiun selebrasi ini kemungkinan besar akan terus hidup, dikenang, dan ditiru oleh generasi sepak bola masa depan.
BACA JUGA:Wajib Cek! 7 HP RAM 12GB dan 256GB Termurah Buat Multitasking dan Gaming 2025
(Sheila Silvina)