Sampai saat ini, banyak dari kita masih menjalankan pola hidup ekonomi linear: produksi besar-besaran, konsumsi cepat, lalu buang.
Akibatnya? sumbear daya alam cepat habis, polusi meningkat, dan bumi makin panas karena emisi karbon dari proses produksi dan pembuangan.7i
Contohnya sederhana, misal pohon ditebang untuk bikin furnitur, lalu furniturnya rusak dan dibuang. Belum lagi energi produksinya pakai bahan bakar fosil. Akumulasi proses seperti ini bisa membawa dampak buruk jangka panjang terhadap lingkungan dan iklim global.
BACA JUGA:Sultan Optimis KMP Mampu Tingkatkan PAD dan Capai Kemandirian Fiskal
Tiga Prinsip Circular Economy
Ada tiga prinsip utama dalam ekonomi sirkular yang bisa jadi panduan:
1. Desain Tanpa Limbah
Produk didesain agar bisa dipakai lama, mudah diperbaiki, dan akhirnya bisa didaur ulang.
2. Perpanjang Umur Produk
Barang rusak? Jangan langsung dibuang. Perbaiki dulu, upgrade jika perlu. Ini bisa menghemat uang dan mengurangi limbah.
3. Gunakan Energi Terbarukan
Proses produksi dalam circular economy idealnya menggunakan energi ramah lingkungan seperti tenaga surya atau angin.
BACA JUGA:Ramalan Zodiak Minggu Capricorn hingga Aries, Bagaimana Keuangan dan Asmaramu
Kenapa Circular Economy Penting?
Circular economy bukan sekadar wacana. Ini adalah kebutuhan. Manfaatnya bukan hanya untuk bumi, tapi juga untuk manusia:
- Lebih Hemat: Barang yang tahan lama mengurangi kebutuhan membeli terus-menerus.