Tidak hanya Jiwa, Aset pun Dilindungi
Tak cuma perlindungan jiwa, manfaat lain dari kerja sama ini adalah proteksi atas aset yang dijadikan jaminan pinjaman.
Contohnya, jika rumah yang dijadikan agunan terbakar atau mengalami kerusakan besar saat masa cicilan masih berlangsung, maka pihak asuransi bisa menutup sebagian sisa pinjaman.
Artinya, bukan hanya nasabah yang terlindungi, tapi juga keluarga mereka dan harta benda yang dijaminkan tidak akan menambah beban finansial jika terjadi hal-hal tak terduga.
BACA JUGA:Kembangkan Usaha Frozen Food Jajanan Korea Pakai KUR Mandiri Rp 20 Juta, Cicilannya Cuma Segini
Prosesnya Praktis dan Tidak Ribet
Yang menarik, nasabah KUR Mandiri tidak perlu mendaftar secara terpisah untuk asuransi ini. Semua akan langsung aktif sejak awal pengajuan pinjaman.
Bahkan pembayaran premi dilakukan secara otomatis melalui mekanisme auto debet, sehingga nasabah tidak perlu repot melakukan pembayaran manual.
Setiap bulan, nasabah akan mendapatkan laporan premi dan status perlindungan, semuanya transparan dan mudah dipahami.
Bank Mandiri pun menyederhanakan sistem ini agar tidak membingungkan nasabah mikro yang mungkin belum terlalu familiar dengan produk asuransi.
BACA JUGA:Angsuran Ringan KUR Mandiri 2025 Pinjaman Rp15 Juta untuk UMKM Pedagang Kios Buah-buahan
Daya Tarik Tambahan bagi UMKM
Bagi Bank Mandiri sendiri, program perlindungan ini menjadi nilai tambah yang diharapkan bisa meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan pinjaman mikro mereka.
Tak heran, Bank Mandiri menargetkan penyaluran kredit mikro hingga Rp40 triliun di tahun 2015, setelah sebelumnya mencatat realisasi penyaluran Rp21 triliun hanya dalam sembilan bulan pertama tahun 2014.
Bagi mitra asuransi, kerja sama ini juga menguntungkan karena membuka peluang pemasaran produk asuransi lebih luas dengan pangsa pasar yang besar.
BACA JUGA:KUR Mandiri 2025, Cek Tabel Angsuran Pinjaman Rp 5 Juta untuk Modal Usaha UMKM Pecal Sayur