Pristine Disebut Air Mineral Termahal di Indonesia, Ternyata Ini Pemiliknya

Sabtu 16-08-2025,19:04 WIB
Reporter : Sheila Silvina
Editor : Septi Widiyarti

Pada tahun 2006, ia mendirikan PT Super Wahana Tehno bersama mitranya dari Jepang, dan bahkan sempat menjabat sebagai Presiden Direktur pada periode 2005–2006.

Visi Fuganto terhadap Pristine cukup jelas: ia ingin menciptakan merek air minum premium yang tidak hanya memuaskan dahaga, tetapi juga memberi manfaat kesehatan. Konsep air alkali dengan pH seimbang dipilih sebagai nilai jual utama. 

Strategi ini diperkuat dengan edukasi kepada konsumen tentang manfaat air alkali dalam membantu menetralisir kadar asam berlebih di tubuh.

BACA JUGA:Wagub Mian Melantik 3 Pejabat Eselon II sebagai Kepala OPD di Pemprov Bengkulu

Fuganto sendiri memiliki latar belakang pendidikan yang mumpuni. Ia meraih gelar Sarjana Ilmu Komputer dan Ekonomi dari Cornell University pada tahun 2003, lalu melanjutkan studi Magister

Keuangan di University of Cambridge pada tahun 2004. 
Pengetahuan yang luas di bidang teknologi, ekonomi, dan keuangan memberinya bekal kuat untuk mengelola bisnis lintas negara seperti ini.

Di sisi lain, kehadiran Nihon Trim Co. Ltd memberikan nilai tambah yang signifikan. Perusahaan asal Jepang ini sudah berpengalaman dalam teknologi pengolahan air berkualitas tinggi, khususnya dalam memproduksi air alkali yang diproses secara ilmiah. 

Kemitraan ini menjadikan Pristine berbeda dari banyak merek air minum lain di Indonesia yang fokus pada air mineral biasa.

BACA JUGA:Pinjaman KSM Mandiri 2025 untuk Biaya Bersalin, Pinjam Rp25 Juta Berapa Cicilan Bulanannya?

Sinar Mas Group sendiri berperan besar dalam memperluas jangkauan distribusi Pristine. Dengan jaringan bisnis yang mencakup berbagai sektor, dari properti hingga agribisnis, Sinar Mas mampu menempatkan Pristine di banyak titik penjualan strategis di seluruh Indonesia. 

Sinergi antara inovasi teknologi dari Jepang dan kekuatan logistik Indonesia inilah yang menjadi kunci keberhasilan Pristine di pasar.

Hingga kini, Pristine tetap mempertahankan citra sebagai merek air minum yang mengutamakan kualitas dan manfaat kesehatan. 

Kepemilikan resminya masih berada di tangan PT Super Wahana Tehno, dengan porsi saham seimbang antara Nihon Trim dan Sinar Mas Group. 

BACA JUGA:Kronologis Suami Bunuh Istri di Kaur, Cekcok Mulut Berujung Maut Bermula dari DM di TikTok

Namun, peran Fuganto Widjaja tetap tak tergantikan sebagai tokoh yang memprakarsai lahirnya merek ini dan mengarahkan strategi bisnisnya.

Kisah Pristine adalah contoh nyata bagaimana kolaborasi internasional bisa menghasilkan produk yang kompetitif di pasar lokal. 

Kategori :