Tabel Angsuran Kupedes BRI 2026 untuk Nilai Pinjam Rp 25 Juta Cicilan Terjangkau
--
NASIONAL, RBTVCamkoha.com - Bagi pelaku usaha yang sedang membutuhkan tambahan modal, pinjaman Kupedes dari BRI bisa menjadi salah satu pilihan yang dapat dipertimbangkan.
Program kredit ini ditujukan untuk membantu kebutuhan usaha, baik untuk modal kerja maupun keperluan investasi.
Berbeda dengan KUR yang memiliki ketentuan khusus dari pemerintah, Kupedes merupakan kredit umum yang ditawarkan BRI untuk masyarakat, khususnya pelaku usaha di wilayah pedesaan.
Plafon pinjamannya juga cukup besar dan bisa mencapai ratusan juta rupiah, tergantung hasil penilaian dan kemampuan calon debitur.
Sebelum mengajukan pinjaman, tentu penting untuk mengetahui gambaran cicilan bulanannya. Dengan begitu, calon peminjam bisa menyesuaikan jumlah pinjaman dengan kondisi keuangan yang dipunya.
Tabel Angsuran Kupedes
Simulasi pinjaman Kupedes BRI Rp25 juta
Sebagai contoh, apabila mengambil pinjaman sebesar Rp25 juta, berikut gambaran angsuran berdasarkan beberapa pilihan tenor:
- Tenor 12 bulan: sekitar Rp2.382.000 per bulan
- Tenor 18 bulan: sekitar Rp1.686.000 per bulan
- Tenor 24 bulan: sekitar Rp1.340.600 per bulan
- Tenor 36 bulan: sekitar Rp1.007.400 per bulan
- Tenor 48 bulan: sekitar Rp843.000 per bulan
Angka di atas sebaiknya digunakan sebagai gambaran awal saja. Besaran cicilan yang sebenarnya dapat berbeda karena mengikuti ketentuan kredit, suku bunga, biaya, serta hasil analisis dari pihak BRI.
Semakin panjang jangka waktu pinjaman, cicilan yang harus dibayar setiap bulan menjadi lebih ringan. Namun, tenor yang lebih panjang juga perlu dipertimbangkan karena masa pembayaran menjadi lebih lama.
BACA JUGA:BRI Peduli Tingkatkan Kapasitas Peternak Sapi Perah di Malang Lewat Program Klaster Unggulan
Apa Saja Syarat Mengajukan Kupedes
Jika tertarik ingin mengajukan pinjaman Kupedes, calon debitur perlu menyiapkan beberapa dokumen dan memenuhi ketentuan yang berlaku.
Salah satunya adalah memiliki usaha yang sudah berjalan, pengalaman usaha yang dipersyaratkan minimal sekitar satu tahun.
Dokumen usaha juga perlu disiapkan. Calon peminjam dapat melampirkan legalitas usaha, setidaknya berupa surat keterangan usaha yang diterbitkan oleh Kepala Desa, Lurah, atau pihak pasar sesuai dengan kondisi usaha.
Selain itu, identitas diri juga menjadi dokumen penting. Pemohon perlu membawa KTP atau dokumen identitas lain yang dipersyaratkan saat proses pengajuan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

