Iklan RBTV

Demo Utang Proyek Rp31 Miliar di Seluma Berakhir Damai, Pemkab Sepakat Cicil 20 Persen di APBD-P 2026

Demo Utang Proyek Rp31 Miliar di Seluma Berakhir Damai, Pemkab Sepakat Cicil 20 Persen di APBD-P 2026

Demo kontraktor tagih uang proyek yang belum lunas.--

SELUMA, RBTVCamkoha.com – Aksi unjuk rasa besar-besaran yang digelar oleh puluhan kontraktor, tukang bangunan, hingga mantan anggota DPRD Seluma di depan Kantor Bupati Seluma pada Rabu sore (2/9) akhirnya membuahkan hasil. 

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seluma resmi bersepakat untuk mengakomodir tuntutan massa dengan mencicil 20 persen pembayaran utang proyek Tahun Anggaran 2024 melalui APBD Perubahan (APBD-P) 2026.

Keputusan tersebut diambil setelah perwakilan massa pengunjuk rasa melakukan audiensi dan pembahasan alot bersama jajaran Pemkab Seluma di ruang kerja Sekretaris Daerah (Sekda).

Wakil Bupati Seluma, Gustianto, menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen menyelesaikan persoalan hak-hak rekanan pihak ketiga yang sempat terkatung-katung. 

BACA JUGA:Penjelasan BMKG Tentang Kabut Asap Pagi Hari di Provinsi Bengkulu

Poin kesepakatan skema pembayarannya, yakni masalah utang proyek kontraktor, Pemkab Seluma akan mencicil sebesar 20 persen atau sekitar Rp7,2 miliar dari total keseluruhan utang Rp31 miliar pada Tahun Anggaran 2026 ini. Target pelunasan sisa utang proyek dipastikan akan dianggarkan kembali untuk dilunaskan sepenuhnya pada tahun 2027 mendatang.

Sedangkan untuk klaim biaya perjalanan dinas mantan anggota DPRD Seluma Tahun Anggaran 2024, Pemkab bersama DPRD Seluma menjanjikan keputusan final mengenai mekanisme pembayarannya pada bulan Oktober mendatang.

"Untuk persoalan pembayaran perjalanan dinas anggota DPRD periode 2019-2024, disepakati bulan depan sudah ada keputusan dari pemerintah daerah bersama DPRD untuk menyampaikan hasil akhirnya, kalau soal utang kontraktor tadi disepakati akan diakomodir pada APBD-P tahun ini sebesar 20 persen atau Rp7,2 miliar dari total utang proyek sebesar Rp31 miliar," ujar Wakil Bupati Gustianto.

Koordinator Aksi, Tenno Haika, menyambut baik adanya langkah konkret ini meskipun pembayaran dilakukan secara bertahap. Pihaknya akan terus mengawal komitmen realisasi anggaran tersebut agar hak para pekerja di lapangan segera terpenuhi.

BACA JUGA:Jadwal Siaran Langsung Indonesia Vs Laos di Kualifikasi Piala Asia U-20 2027

“Kami mengapresiasi respons dari Pemkab Seluma, khususnya Wakil Bupati, yang akhirnya mau memberikan kepastian angka dan regulasi setelah beberapa kali RDP kemarin sempat menemui jalan buntu. Kesepakatan cicilan 20 persen atau sekitar Rp7,2 miliar di APBD Perubahan tahun ini adalah langkah awal yang baik. Namun, kami tegaskan, kami tidak hanya memegang janji di atas kertas. Kami bersama para tukang dan kontraktor akan mengawal ketat realisasi anggaran ini di bulan Oktober nanti, termasuk komitmen pelunasan sisanya di tahun 2027 mendatang,” tegas Tenno Haika.

Sementara itu, jalannya unjuk rasa yang melibatkan massa gabungan pekerja fisik ini mendapat pengamanan super ketat dari aparat kepolisian guna mengantisipasi tindakan anarkis akibat tensi RDP yang sempat deadlock sehari sebelumnya.

BACA JUGA:Harga Pangan di Bengkulu Hari Ini, Cabai Rawit Makin Pedas

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait