Iklan RBTV

Penyebab Ascariasis: Cacing Gelang Keluar dari Mulut dan Hidung Balita di Bengkulu

Penyebab Ascariasis: Cacing Gelang Keluar dari Mulut dan Hidung Balita di Bengkulu

Balita bernama Khaira yang dirawat di RSUD Tais--

SELUMA, RBTV.DISWAY.ID - Kasus cacing gelang yang keluar dari mulut dan hidung seorang balita berusia 1 tahun 8 bulan terjadi di Kabupaten SELUMA, Provinsi Bengkulu.

Ascariasis atau cacing gelang tersebut keluar saat sang anak bernama Khaira Nur Sabrina dirawat di RSUD Tais sejak Minggu (14/9) sore karena mengalami demam tinggi akibat batuk.

Temuan kasus ini telah dilaporkan pihak RSUD Tais ke Dinas Kesehatan, karena kasus yang mirip dengan kasus almarhumah Raya di Sukabumi, Jawa Barat ini baru pertama kali terjadi di Seluma.

Cacing gelang atau ascariasis ini berkembang biak dalam usus manusia dan sudah pasti akan menyebabkan timbulnya gangguan kesehatan.

Cacing gelang ini masuk ke dalam tubuh dan akan menginfeksi paru-paru jika tidak segera ditangani secara cepat dan akan semakin berkembang biak  untuk menginfeksi organ lain, khususnya hati dan pankreas.

BACA JUGA:Kondisi Rumah Khaira: Kasus Cacing Keluar dari Mulut dan Hidung di Seluma Berawal dari Demam Tinggi

Penyebab Cacing Gelang 

Dari sejumlah artikel tentang kesehatan yang ditelusuri oleh rbtv.disway.id, penyebab ascariasis atau cacing gelang yang ditemukan keluar dari mulut dan hidung balita bernama Khaira ini muncul dari tanah yang tercemar dengan tinja manusia.

Parasit ini masuk ke dalam tubuh saat seseorang menyentuh tanah yang tercemar tinja dan tidak segera untuk mencucinya dengan bersih.

Selain tinja, mengonsumsi buah dan sayur yang tidak dibersihkan terlebih dahulu juga menjadi salah satu faktor penyebab masuknya parasit ke dalam tubuh.

BACA JUGA:Kasus Kurang Gizi di Seluma, Cacing Gelang Keluar dari Mulut dan Hidung Balita Berusia 20 Bulan

Cacing gelang ini berkembang biak dari telur yang masuk ke dalam tubuh dan menetas menjadi larva di usus manusia, kemudian masuk ke paru-paru melalui aliran darah.

Selama 2 minggu berada di paru-paru, larva cacing gelang ini akan menuju ke tenggorokan dan akibatnya, orang yang terinfeksi cacing gelang akan mengalami gangguan kesehatan seperti batuk.

Cacing gelang akan berkembang biak saat batuk tersebut masuk lagi ke dalam tubuh dan menetap di usus untuk berkembang biak dan membesar sepanjang 40 cm dan bertelur.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: