Rincian Kuota Pupuk Subsidi Bengkulu Utara 2026, Urea Hampir Aman, NPK Masih Kurang
--
BENGKULU UTARA, RBTV.DISWAY.ID - Pemerintah Kabupaten BENGKULU UTARA resmi menerima penetapan kuota pupuk subsidi untuk tahun 2026.
Penetapan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Provinsi Bengkulu, dengan alokasi pupuk subsidi yang didistribusikan ke 15 Kecamatan.
Namun dari total kebutuhan petani, pemenuhan pupuk subsidi belum sepenuhnya terpenuhi. Untuk pupuk urea baru mencapai sekitar 90 persen, sementara pupuk NPK masih sekitar 70 persen dari total kebutuhan.
Jumlah Kebutuhan Pupuk Subsidi di Bengkulu Utara
Sekretaris Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan Kabupaten Bengkulu Utara, Juwita Abadi, menyampaikan bahwa berdasarkan SK DTPHP Provinsi Bengkulu, alokasi pupuk subsidi untuk Bengkulu Utara tahun 2026 terdiri dari 1.736 ton pupuk urea, 2.412 ton pupuk NPK, dan 781 ton pupuk organik.
“Alokasi dari provinsi tersebut sudah kami tindak lanjuti dengan menerbitkan Surat Keputusan Dinas TPHP Kabupaten yang mengatur pembagian jatah pupuk subsidi di masing-masing kecamatan,” ujar Juwita, Jumat (09/1/26).
Menurut Juwita, berdasarkan usulan kebutuhan petani untuk tahun 2026, total kebutuhan pupuk subsidi di Bengkulu Utara mencapai 1.900 ton pupuk urea dan 3.400 ton pupuk NPK.
Dari alokasi yang diterima saat ini, kebutuhan pupuk urea telah terpenuhi sekitar 90 persen, sementara pupuk NPK baru terpenuhi sekitar 70 persen dan belum mencapai seratus persen.
“Itu biasanya bergerak sesuai kebutuhan, nanti akan kita ajukan lagi jika terjadi kekurangan di lapangan,” ujar Juwita.
BACA JUGA:Truk Trailer Terperosok, Liku Sembilan Belum Bisa Dilintasi Kendaraan
Rincian Alokasi Pupuk Subsidi Bengkulu Utara Tahun 2026 Per Kecamatan
- Kecamatan Air Besi : Urea 6 ton, NPK 52 ton, Organik 16 ton
- Kecamatan Arga Makmur : Urea 363 ton, NPK 408 ton, Organik 30 ton
- Kecamatan Arma Jaya : Urea 263 ton, NPK 298 ton, Organik 245 ton
- Kecamatan Ketahun : Urea 2 ton, NPK 6 ton, Organik 10 ton
- Kecamatan Lais : Urea 71 ton, NPK 108 ton, Organik 0 ton
- Kecamatan Marga Sakti Sebelat : Urea 103 ton, NPK 152 ton, Organik 0 ton
- Kecamatan Pinang Raya : Urea 12 ton, NPK 13 ton, Organik 0 ton
- Kecamatan Putri Hijau : Urea 26 ton, NPK 28 ton, Organik 54 ton
- Kecamatan Tanjung Agung Palik : Urea 86 ton, NPK 110 ton, Organik 70 ton
- Kecamatan Air Napal : Urea 23 ton, NPK 53 ton, Organik 114 ton
- Kecamatan Batik Nau : Urea 39 ton, NPK 89 ton, Organik 237 ton
- Kecamatan Hulu Palik : Urea 394 ton, NPK 645 ton, Organik 0 ton
- Kecamatan Kerkap : Urea 233 ton, NPK 255 ton, Organik 0 ton
- Kecamatan Padang Jaya : Urea 107 ton, NPK 185 ton, Organik 5 ton
- Kecamatan Enggano : Urea 8 ton, NPK 10 ton, Organik 0 ton
Pemerintah daerah berharap, dengan penetapan kuota dan pembagian jatah yang jelas ini, distribusi pupuk subsidi dapat berjalan tepat sasaran dan tepat waktu, sehingga kebutuhan petani menjelang musim tanam dapat terpenuhi dan produktivitas pertanian tetap terjaga.
BACA JUGA:SYM Hadirkan Skutik Adventure 150cc dengan Teknologi Canggih, Packaging Warna Baru Super Ganteng
(Novan Alqadri)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


