Iklan RBTV

Terobosan Baru Pemprov Bengkulu, Disiapkan Lahan 1-2 Hektare untuk 1 Keluarga

Terobosan Baru Pemprov Bengkulu, Disiapkan Lahan 1-2 Hektare untuk 1 Keluarga

Pemprov Bengkulu akan siapkan lahan untuk transmigrasi lokal.--

BENGKULU, RBTVDISWAY.ID - Pemerintah Provinsi Bengkulu saat ini menyiapkan lahan untuk mendukung transmigrasi lokal. lahan tersebut dengan memanfaatkan eks lahan Hak Guna Usaha atau HGU yang telah habis masa berlaku.

Program ini dicanangkan Pemprov untuk mengantisipasi adanya potensi konflik agraria dengan melepaskan HGU dari bank tanah yang direncanakan akan dimulai pada 2026 ini.

Rencana ini pun mendapat sambutan positif dari DPRD Provinsi Bengkulu sebagai langkah cerdas dari Pemprov mengantisipasi permasalahan yang beberapa kali telah terjadi seperti di Bengkulu Selatan, Bengkulu Utara dan beberapa tempat yang disebabkan konflik lahan.

BACA JUGA:Pemkab Seluma Surati KemenPAN-RB untuk Nonaktifkan Data Peserta Pasca Seleksi PPPK Tahap II Dibatalkan,

Wakil ketua I DPRD Provinsi Bengkulu, Teuku Zulkarnain mengatakan program transmigrasi lokal merupakan terobosan Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam menyikapi banyaknya lahan perkebunan yang HGU-nya telah habis dan kini kembali ke Bank Tanah.

“Di Bengkulu ini banyak lahan perkebunan yang HGU-nya sudah habis. Dengan demikian, tanah tersebut masuk ke Bank Tanah dan akan kita manfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat,” ujar Teuku, Sabtu (10/1).

Dengan memanfaatkan lahan tersebut akan dilakukan melalui proses pelepasan hak dari Bank Tanah, yang nantinya akan dikoordinasikan langsung oleh Gubernur Bengkulu dan setelah selesai lahan akan diserahkan kepada masyarakat untuk dikelola.

BACA JUGA:Jangan Langsung Ciut, Ini Cara Menghadapi DC Pinjol

"Kami kira ini akan menjadi solusi cerdas, terkait ada pro dan kontra masih terbilang wajar, namun yang terpenting masyarakat aman dan banyak pihak yang bisa memanfaatkan lahan tersebut agar tidak terlantar," sambung politisi partai PAN ini.

Untuk konsep dan mekanisme program transmigrasi lokal ini, rencananya masyarakat akan mendapatkan 1-2 hektare per keluarga untuk dikelola dan dimanfaatkan sehingga diharapkan melalui program ini akan mewujudkan kesejahteraan keluarga.

 

Nico Relius

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: