PUPR Kepahiang Ajukan 14 Program Pembangunan ke TAPD untuk Tahun 2026
--
KEPAHIANG, RBTV.DISWAY.ID - Melaksanakan program pembangunan yang selaras dengan visi dan misi pemerintah daerah.
Tahun 2026 Dinas PUPR Kepahiang merangkum ada 14 program pembangunan yang diajukan kepada TAPD sebagai program prioritas.
Meski ditengah defisit anggaran, namun dinas PUPR Kepahiang masih berharap ada program yang disetujui seperti revitalisasi taman hingga pembangunan irigasi di tengah masyarakat.
14 program perogram yang diajukan ke TAPD itu seperti pembangunan beberapa titik jalan, gedung, beberapa lokasi pembangunan irigasi sebagai penanggulangan banjir, serta revitalisasi taman yang memang merupakan program utama perbaikan wajah kota Kepahiang.
BACA JUGA:Kenali, 4 Faktor Penyebab Keriput, Simak Cara Mencegahnya
Kepala Dinas PUPR Kepahiang, Teddy Adeba menyampaikan bahwa dengan melihat kondisi keuangan daerah saat ini pihaknya pesimis ke-14 program tersebut bisa terealisasi, karen adanya defisit APBD.
Untuk itu pihaknya tinggal menunggu dari TAPD dan Badan Anggaran dalam melakukan pembahasan program daerah.
“Kalau kita usulkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat melalui aspirasi DPRD Kabupaten yang telah melaksanakan reses dalam menyerap aspirasi dan dipilih Tingkat urgensi sehingga bisa ditindak lanjuti. Dan usulan ini juga sesuai dengan visi dan misi Bupati serta Wakil Bupati dalam menjalankan program kerja memimpin Kabupaten Kepahiang,” terang teddy Adeba. Selasa (2/9).
BACA JUGA:Cara Mencegah Stunting Pada Anak Sejak Masa Kehamilan, Yuk Terapkan
Namun demikian, Dinas PUPR Kepahiang berharap meskipun tak bisa terealisasi secara utuh terhadap seluruh program pembangunan tersebut, PUPR berharap TAPD dan Banggar bisa merealisasikan program perbaikan irigasi di tengah masyarakat.
Hal ini menjadi prioritas, karena bersentuhan langsung ke masyarakat dalam penanggulangan banjir serta revitalisasi taman kota yang menjadi program prioritas daerah.
“Untuk secara keseluruhan mengingat anggaran daerah yang minim, ditambah transfer dana pusat yang terus dilakukan pemangkasan, kita pesimis. Namun kami tetap berhasap akan ada pertimbangan lain, minimal program urgensi di tengah masyarakat yang memang bisa terpenuhi secara berkala untuk bisa dilakukan perbaikan,” tambah Teddy.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


