Iklan RBTV

Performa Helmi Hasan; 1,5 Juta Interaksi Medsos, Audiens Tembus 7,9 Juta

Performa Helmi Hasan; 1,5 Juta Interaksi Medsos, Audiens Tembus 7,9 Juta

Gubernur Bengkulu Helmi Hasan --

Di mana posisi Gubernur Bengkulu? Jumlah Engagement (interaksi) medsos Gubernur Bengkulu Helmi Hasan mencapai 1,5 juta. Persisnya 1.565.282. Dengan jumlah audiens tembus 7,97 juta dan jumlah applause sebanyak 1,48 juta. Dan jumlah Talk 54.420. 

Dilihat dari statistik, jumlah engagement dan audiens Gubernur Helmi Hasan memang jauh dibawah KDM, Pramono atau Muzakir Manaf. Namun bila dilihat dari jumlah penduduk Provinsi Bengkulu yang hanya 2,1 juta, jumlah engagement dan audiens Helmi Hasan tersebut tergolong lumayan tinggi. 

BACA JUGA:Momentum Hari Jadi ke-23 Kabupaten Mukomuko: Mantapkan Langkah Menuju Daerah Maju dan Mandiri

Yang menarik, Gubernur Helmi Hasan memperoleh sentimen media yang mayoritas positif. Dari jumlah pemberitaan media mencapai 36 ribu selama setahun terakhir (20 Februari 2025 – 20 Februari 2026. Sebanyak 29.817 pemberitaan diantaranya atau setara 83 persen mengandung sentiment positif. Sentimen negative hanya 5.545 pemberitaan atau 15 persen. Sedangkan 2 persen sisanya netral atau sebanyak 711 pemberitaan. 

Dari segi jumlah pemberitaan yang mencatat 36 ribu pemberitaan, Gubernur Helmi Hasan masih di atas Gubernur Maluku, Hendrik Lawerissa yang mencatat 33 ribu pemberitaan. Atau Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda dengan 24 ribu pemberitaan. Atau Gubernur Kalimantan Selatan Muhidin juga 33 ribu pemberitaan, Gubernur Sulawesi Selatan dengan 35 ribu pemberitaan, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwo X dengan 19 ribu pemberitaan, Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan dengan 22 ribu pemberitaan, Gubernur Sulawesi Tengah dengan 17 ribu pemberitaan, atau Gubernur Sulawesi Utara dengan 21 ribu pemberitaan, Gubernur Bangka Belitung Hidayat Arsani 17 ribu pemberitaan, Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad dengan 27 ribu pemberitaan.

BACA JUGA:Serbu Promo TikTok Shop Ramadan Extra, Ada Voucer Diskon hingga Flash Sale iPhone 17

Dari sisi Engagement medsos, Gubernur Bengkulu Helmi Hasan mencatat 1,5 juta engagament, 54 ribu Talk, 1,5 juta applause dan 7,9 juta audiens. Statistik tersebut melampaui sejumlah gubernur lain seperti Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhammad Iqbal yang tercatat Engagement medsos 6,8 ribu dan 146 Talk. Gubernur Jambi Al Haris juga tercatat 263,5 ribu Engagement dan 5 ribu Talk. 

Gubernur Gorontalo 21 ribu Engagement dan 734 Talk, Gubernur Sulawesi Tenggara 566 ribu Engagement dan 3,3 ribu Talk, Gubernur Sulawesi Barat hanya 291 ribu Engagement dan 990 Talk

Engagement medsos 

Gubernur Helmi Hasan juga masih di atas, Gubernur Kepri Ansar Ahmad dengan 66,7 ribu Engagement dan 3,5 ribu Talk, Gubernur Babel Hidayat Arsan dengan 303,5 ribu Engagement dan 6,9 ribu Talk, atau Gubernur Sulawesi Utara dengan 72,3 ribu Engagement dan 1,8 ribu Talk. 

PENUTUP

Data-data statistik yang dirilis Deep Inteligence Research di atas meskipun belum menjadi jaminan refleksi bukti-bukti kerja kepala daerah, namun setidaknya bisa menjadi gambaran terutama pola komunikasi publik para gubernur di era digital sekarang. 

BACA JUGA:Update Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Naik atau Turun?

Selain itu, data hasil research DIR tersebut juga memperlihatkan realitas kecenderungan platform sipil society yang mengutamakan platform media sosial sebagai sarana informasi dan komunikasi. Apabila total pemberitaan di media main pers tentang Gubernur se Indonesia hanya 1.887.196 pemberitaan yang tersebar di media siber, cetak dan elektronij. Jumlah Engagement di mesos tentang Gubernur mencapai 5,624 miliar dengan jumlah audiens mencapai 33,798 miliar. 

Para pemimpin dituntut cerdas beradaptasi dengan perkembangan zaman. Siapa gagal beradaptasi, dia akan ditinggalkan zaman. Sebaliknya, mereka yang beradaptasi juga akan meninggalkan rekam jejak digital yang juga akan tercatat sepanjang zaman. Karena itu, tinggalkanlah rekam jejak yang positif melalui kerja-kerja yang memberi manfaat bagi rakyat. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait