Diduga Tidak Bayar Setelah 'Iclik', Sopir Travel Asal Ipuh Nyaris Diamuk Massa Setelah Diteriaki Maling
--
BENGKULU, RBTVCamkoha.com – Nasib sial menimpa seorang sopir travel berinisial GL asal Ipuh, Mukomuko pada Sabtu malam (28/02/2026).
Niat hati ingin melepas penat melalui jasa kencan singkat di sebuah kontrakan Jalan Melinjo, RT 02 RW 01, Kelurahan Kandang, GL justru nyaris menjadi sasaran amuk massa setelah diteriaki "maling" oleh teman kencannya sendiri.
Insiden ini terjadi tepat di belakang Kantor Lurah Kandang, Kecamatan Kampung Melayu ini.
Kronologi Peristiwa
Kencan ini bermula dari sebuah kesepakatan harga Rp350.000 antara GL dan sang wanita melalui aplikasi MiChat.
Kejadian bermula saat GL datang bersama seorang temannya untuk berkencan secara bergiliran dengan seorang wanita asal Lahat, Sumatra Selatan.
Namun, drama dimulai saat kencan sesi pertama usai. Ketika GL hendak memanggil temannya di parkiran untuk bergantian "jatah", ternyata sang teman sudah kabur duluan karena melihat ada beberapa pria lain yang juga mengantre di lokasi yang sama.
Saat GL berusaha mencari temannya yang hilang tersebut, sang wanita justru mengira GL akan kabur tanpa membayar.
Spontan, wanita tersebut merebut kunci motor GL dan berteriak "maling" dengan histeris, yang seketika mengundang perhatian warga sekitar.
BACA JUGA:5 Hari Tidak Pulang ke Rumah, Warga Kaur Ditemukan Sudah Menjadi Mayat di Kebun Sawit
Warga yang mengira ada aksi kriminal, langsung mengejar GL dan menangkapnya tak jauh dari lokasi.
Beruntung, emosi warga berhasil diredam sebelum GL benar-benar diamuk massa.
Warga kemudian menghubungi Kasat Pol PP Kota Bengkulu, Dr. Sahat Marulitua Situmorang yang langsung meluncur ke lokasi bersama pihak Kepolisian Sektor Kampung Melayu.
Tak berselang lama, Kasat Pol PP tiba di lokasi dan menenangkan warga yang geram terhadap praktik prostitusi online yang baru terungkap setelah insiden salah paham tersebut.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


