Jenazah Mr X di Aliran Sungai Ketapang Adalah Laki-laki yang Punya Tattoo di Bagian Lengan Kiri Atas
TKP penemuan mayat di Desa Kelilik, Kecamatan Kepahiang--
KEPAHIANG, RBTVCamkoha.com – Pasca ditemukan pada Senin (06/07) sore di aliran Sungai Ketapang Desa Kelilik, Kecamatan KEPAHIANG, jenazah Mr X berjenis kelamin laki-laki yang memiliki tattoo pada lengan kiri atas ini masih berada di RSUD KEPAHIANG dan belum diketahui identitasnya.
Sejumlah warga dari luar Kabupaten Kepahiang telah mendatangi RSUD Kepahiang untuk melihat jenazah. Namun hingga berita ini diterbitkan pada Selasa (07/07), belum ada seorang pun yang memastikan korban merupakan anggota keluarganya.
BACA JUGA:Cek di Sini, Simulasi Angsuran KUR BRI Pinjaman Rp 150 Juta
Ciri-ciri Mayat Mr X yang Ditemukan di Aliran Sungai Ketapang
Kabid Pelayanan RSUD Kepahiang, Ana Marlina, didampingi Kasi Penunjang Medis Julian Darmawan, menjelaskan korban berjenis kelamin laki-laki dengan tinggi badan sekitar 165 sentimeter.
Saat ditemukan, korban mengenakan jaket berwarna abu-abu dan baju hijau serta memiliki tato pada lengan kiri yang menjadi salah satu ciri khas untuk membantu proses identifikasi.
"Jenazah sudah membusuk, namun terlihat di bagian lengan tangan kiri terlihat tato. Bahkan saat dilakukan pemeriksaan sidik jari oleh pihak kepolisian kemarin juga sebagian sidik jari tidak terdeteksi lantaran sudah hancur," jelas Ana saat ditemui di RSUD Kepahiang.
BACA JUGA:Ditresnarkoba Polda Bengkulu Tangakap Wanita Penjual Narkotika di Kepahiang, 100 Paket Sabu Disita
Organ Kelamin Hilang
Petugas medis juga menemukan sejumlah luka pada bagian kepala dan tubuh korban. Berdasarkan pemeriksaan awal, luka-luka tersebut diduga berkaitan dengan kondisi jenazah saat berada di aliran sungai, seperti benturan dengan batu atau ranting.
Namun, penyebab pasti luka tersebut masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut.
"Luka yang masih wajar, kemungkinan hanya benturan saat di aliran sungai dan di bagian kepalanya ada yang luka bolong," lanjutnya.
Selain itu, petugas menyatakan organ kelamin korban sudah tidak lagi berada pada tubuhnya.
Kondisi tersebut diduga berkaitan dengan proses pembusukan karena jenazah diperkirakan telah meninggal dunia lebih dari tiga hari sebelum ditemukan.
Pihaknya berharap masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut dapat segera menghubungi rumah sakit maupun pihak kepolisian untuk membantu proses identifikasi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


