Iklan RBTV

Hendak Menembak Ikan, Pelajar di Enggano Terseret Arus dan Ditemukan Meninggal Dunia

Hendak Menembak Ikan, Pelajar di Enggano Terseret Arus dan Ditemukan Meninggal Dunia

Jasad korban ketika dievakuasi--

BENGKULU UTARA, RBTVCamkoha.com - Niat menembak ikan di perairan Pantai Trans Malakoni, Desa Malakoni, Kecamatan Enggano, berujung duka bagi Danil Prasetya (16), pelajar asal Desa Kaana, Kecamatan Enggano.

Korban diduga terseret arus laut yang tiba-tiba menguat hingga akhirnya hilang dan ditemukan meninggal dunia pada hari kedua pencarian, Rabu (5/8/2026).

Kapolres Bengkulu Utara AKBP Bakti Kautsar Ali melalui Kapolsek Enggano Iptu Khalid Wahyudi menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada Selasa (4/8/2026) sekitar pukul 19.45 WIB. 

BACA JUGA:Biar Nggak Mubazir, Ini Rahasia Nasi Tidak Mudah Basi Walaupun di Rice Cooker

Saat itu korban bersama dua rekannya mendatangi Pantai Trans Malakoni untuk menembak ikan dari bibir pantai tanpa menggunakan perahu.

Saat berada di perairan, salah seorang rekan korban melihat kondisi arus laut mulai deras dan mengingatkan agar mereka segera kembali ke tepian. Namun, sebelum berhasil menepi, Danil diduga lebih dahulu terseret arus ke arah tengah laut.

"Salah seorang teman korban sempat berusaha memberikan pertolongan, sementara rekannya yang lain berlari ke darat untuk meminta bantuan warga. Namun korban sudah tidak terlihat lagi di permukaan air sehingga dilakukan upaya pencarian bersama," kata Iptu Khalid Wahyudi.

Pencarian terhadap korban dilakukan sejak malam kejadian oleh personel Polsek Enggano bersama Basarnas, Koramil, Pos Angkatan Laut, Satgas Pamputer, masyarakat, dan keluarga korban. 

BACA JUGA:5 Rumah Warga Kurang Mampu di Desa Riak Siabun Seluma Dibedah Secara Gotong Royong

Hingga malam hari korban belum berhasil ditemukan sehingga pencarian dilanjutkan pada hari berikutnya.

Memasuki hari kedua pencarian, tim gabungan kembali menyisir lokasi kejadian. Sekitar pukul 09.00 WIB, korban akhirnya ditemukan oleh tim Basarnas bersama masyarakat dalam kondisi meninggal dunia.

"Korban ditemukan sekitar pukul 9 pagi tadi pada hari kedua pencarian dan langsung dievakuasi ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga," ujar Kapolsek.

Atas peristiwa tersebut, pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar selalu memperhatikan kondisi cuaca dan arus laut sebelum melakukan aktivitas di perairan.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak memaksakan diri beraktivitas di laut apabila kondisi cuaca maupun arus tidak bersahabat. Keselamatan harus menjadi prioritas utama agar kejadian serupa tidak terulang," pungkas Iptu Khalid Wahuydi.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: