Potret Miris SDN 178 di Seluma yang Luput dari Revitalisasi, Menuntut Ilmu dalam Bayang Kecemasan
Kondisi SDN 178 Seluma--
SELUMA, RBTVCamkoha.com - Pelajar SDN 178 di Desa Pagar Agung, Kecamatan Ulu Talo, Kabupaten Seluma harus menuntut ilmu dalam bayang kecemasan di tengah program revitalisasi sekolah yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.
Sekolah yang berada di pedalaman Kabupaten Seluma ini luput dari perhatian pemerintah, sementara kondisi bangunannya hanya menyisakan puing-puing yang telah ambruk dan rata dengan tanah karena struktur bangunan yang telah rapuh.
Jangankan fasilitas mewah, atap sekolah yang layak pun menjadi barang mahal bagi anak-anak di sana.
BACA JUGA:Tarif Listrik Terbaru Oktober 2026 untuk Pelanggan Subsidi hingga Bisnis, Naik atau Tetap?
Berbagi Ruangan
Tragedi robohnya ruang kelas memaksa pihak sekolah memutar otak agar proses kegiatan belajar mengajar tidak mati.
Solusi pahit pun diambil, seluruh siswa kini terpaksa berjejal di satu-satunya ruangan tersisa. Ruangan yang disekat darurat itu harus berbagi tempat dengan ruang guru dan kepala sekolah.
Namun, ancaman tidak berhenti di sana. Kondisi sisa bangunan yang rusak parah membuat kegiatan belajar mengajar sepenuhnya digantungkan pada belas kasihan alam.
Rasa cemas mulai terasa saat langit mulai mendung, hujan deras yang disertai angin kencang melanda Ulu Talo.
Mengantisipasi terjadinya hal buruk, pihak sekolah terpaksa menghentikan proses kegiatan belajar mengajar dan memulangkan para siswa lebih awal.
BACA JUGA:Satpol PP Mukomuko Tutup Panti Pijat Tak Berizin di Kecamatan XIV Koto
Minim Murid dan Guru
Keterbatasan di SDN 178 Seluma bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga krisis sumber daya manusia.
Kepala SDN 178 Seluma, Yudi Wahyu Hidayat, membeberkan fakta memprihatinkan bahwa jumlah total siswa dari kelas 1 hingga kelas 6 hanya berjumlah 16 orang.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
