Iklan RBTV

Kembali Mekar Sempurna, Petani Kopi Lubuk Resam Kembali Buktikan Bunga Rafflesia Bisa Dibudidaya

Kembali Mekar Sempurna, Petani Kopi Lubuk Resam Kembali Buktikan Bunga Rafflesia Bisa Dibudidaya

Bunga Rafflesia yang mekar di Seluma.--

SELUMA, RBTVCamkoha.com - Bunga Rafflesia Arnoldi kembali mekar di areal kebun kopi milik Ketua Gapoktanhut Desa Lubuk Resam Kecamatan Seluma Utara, Gupardi (55) atau yang biasa disapa Mang Gupek pada Sabtu pagi (3/10).

Ia mengatakan bunga Rafflesia yang mekar kali ini berada di sebelah kiri di dekat pohon nangka miliknya, karena sebelumnya mekar di sebelah kanan.

Selain itu, ia mengungkapkan bahwa sebelumnya banyak knop bunga Rafflesia yang siap mekar. Namun diduga karena pengaruh cuaca panas, membuat knop bunga gagal mekar, dan akhirnya layu dan membusuk.

BACA JUGA:Cara Pindah Kartu Keluarga Online Praktis via Aplikasi Identitas Kependudukan Digital

"Alhamdulillah, Rafflesia Arnoldi ditempat saya kembali mekar, kali ini ada di sebelah kiri pohon nangka, kalau sebelumnya itu kan di sebelah kanan. Sebenarnya banyak yang mau mekar kemarin, tapi gagal mungkin karena cuaca panas akibat kemarau panjang," ujar Gupardi.

Keberhasilan Gupardi ini membantah analisa pakar botani yang sebelumnya menyebut Bunga Rafflesia tidak bisa dibudidayakan.

Namun dengan tangan dinginnya, Gupardi yang hanya seorang tamatan SMP, kini justru menyandang jabatan sebagai Ketua Asosiasi Pengolah Perhutanan Sosial Provinsi Bengkulu dan belajar secara otodidak tentang bunga rafflesia.

Ia kembali berhasil membuktikan, kalau bunga langka yang menjadi ikon Provinsi Bengkulu ini dapat dibudidayakan, namun dilokasi lahan yang memiliki kultur tanah dan suhu yang sama dengan habitat aslinya.

Bunga rafflesia hasil budidayanya sudah berulangkali mekar sempurna sejak 7 November 2022 lalu, kemudian kembali mekar sempurna pada 14 Desember 2023 lalu, dan berlanjut hampir setiap tahun dengan diameter kurang lebih 50 cm pada 18 Juni 2024 lalu.

BACA JUGA:Tarif Listrik Terbaru Oktober 2026 untuk Pelanggan Subsidi hingga Bisnis, Naik atau Tetap?

Untuk membudidayakan bunga rafflesia ini harus disesuaikan dengan kultur tanah, kelembaban suhu udara yang selama ini menjadi habitatnya.

"Iya saya sudah membuktikannya Bunga Raflesia ini bisa kita budidayakan, asalkan inang yang kita tanam, harus tahu dulu kelembaban suhu udara dan kultur tanahnya, tidak bisa kita kembangkan inangnya di daerah pesisir misalnya, karena bukan habitatnya," ucap Gupardi.

Budidaya bunga rafflesia Arnoldi ini berawal tekad Gupardi yang ingin melestarikan bunga rafflesia yang sebelumnya disebut-sebut mulai langka. 

Berawal ketika bunga rafflesia Arnoldi yang mekar di kebunnya pertama kali dulu, setelah layu kemudian dia ambil inangnya, yang kemudian dipotong-potong menjadi beberapa bagian dan ditanam di sekitar areal perkebunan kopi miliknya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: