Iklan RBTV

Alhamdulillah, Puasa Ramadhan Serentak Antara Muhammadiyah, Pemerintah dan NU

Alhamdulillah, Puasa Ramadhan Serentak Antara Muhammadiyah, Pemerintah dan NU

Proses pemantauan hilal untuk menentukan 1 ramadhan--

Profesor Riset Astronomi dan Astrofisika BRIN, Thomas Djamaludin, dalam keterangannya di laman BRIN beberapa waktu lalu, menjelaskan bahwa hilal merupakan bulan sabit pertama yang teramati sesudah maghrib. Kemunculannya jadi penanda awal bulan hijriah.

BACA JUGA:Deretan Hp Paling Ngebut Maret 2025, Canggih Harga Rp 3 Jutaan

Thomas menjelaskan bahwa hilal adalah bulan sabit pertama yang terlihat setelah matahari terbenam. Kemunculannya menandai awal bulan hijriah.

Kalender Hijriah yang digunakan dalam penanggalan Islam, didasarkan pada pergerakan Bulan. 

Siklusnya dimulai dari bulan mati, muncul sebagai sabit tipis, tumbuh menjadi purnama, kemudian kembali menjadi sabit, dan akhirnya menghilang dari langit.

Hilal menjadi bukti kuat telah bergantinya fase Bulan. Dalam konteks awal bulan puasa, bulan sabit tipis ini menunjukkan pergantian dari bulan Syakban ke Ramadhan.

Menurut Thomas, terdapat perbedaan metode dalam menentukan hilal. Perbedaan inilah yang kadang menyebabkan awal Ramadan dan Idul Fitri berbeda.

"Kondisi saat ini masih adanya dikotomi antara Rukyat dan Hisab yang sesungguhnya dalam ilmu astronomi kedudukannya setara," ujarnya.

Tampak atau tidak

Terpisah, peneliti astronomi Widya Sawitar dari Planetarium Jakarta mengatakan bahwa awal bulan baru dalam kalender hijriah ditentukan oleh usia Bulan setelah ijtimak atau konjungsi.

BACA JUGA:5 Pilihan HP OPPO Anti Air dan Debu 2025, Performa Ngebut Baterai Besar

Ijtimak adalah momen ketika Bulan dan Matahari berada pada garis edar yang sama.

Bulan baru juga dikenal sebagai Anak Bulan (sebutan lain dari hilal) berupa bulan sabit yang sangat tipis. Anak Bulan baru bisa diobservasi pada usia 8 jam 22 menit 3 detik.

"Sains dalam hal ini astronomi lebih pada penentuan New Moon, artinya apakah tahap ijtimak di mana dapat disebut tahap untuk menentukan apakah proses dari tahap Bulan Mati (ijtima) ke arah Bulan Baru (New Moon) sudah terjadi atau belum," ujar Widya.

"Kalau sudah (terjadi) artinya positif (bulan hijriah baru)," lanjutnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait