Tampil Lebih Agresif di Aspal, Benarkah SYM DRGBT 2026 Bakal jadi Lawan Yamaha Aerox?
SYM DRGBT 2026 diprediksikan akan menyita perhatian masyarakat Indonesia.--
NASIONAL, RBTVDISWAY.ID - SYM atau Sanyang Motor kembali akan menaikkan standar skuter sport 150 cc melalui peluncuran DRGBT 2026. Digadang-gadang akan berdesain agresif dan performa yang kuat, akankah ini menjadi pesaing Yamaha Aerox?
Nama DRGBT sendiri sudah lama identik dengan karakter skuter bergaya racy di pasar Taiwan. Pada skuter terbarunya ini, bukan hanya perubahan pada warna yang akan dibawanhya, namun skuter ini dibocorkan akan hadir dengan pembaruan yang serius di sektor keselamatan, pengereman, serta performanya.
Dengan desain yang mengusung Art-Fusion yang terinspirasi dari bio-naga, postur yang agresif, serta mesin berpendingin cairan, inilah yang menjadikan identitas kuat yang dimiliki oleh DRGBT.
Nampaknya SYM tidak berpuas meskipun pada generasi sebelumnya telah sukses menyabet Red Dot Design Award 2024. Pencapaian ini mempertegas jika SYM berfokus pada desain dan inovasi.
Nah di tahun 2026 ini, skuter ini tidak hanya mempertegas desain namun juga membawa fitur terbaru yang bertekmologi keselamatan bagi penggunanya.
BACA JUGA:6 Pilihan Mobil Bekas Paling Worth It di 2026, Siapkan Uang Segini
Ya, SYM DRGBT 2026 telah memadukan sistem ABS dengan Cornering Traction Control System (TCS). Teknologi ini bekerja dengan memantau kondisi motor secara real-time, menjaga traksi dan kestabilan saat akselerasi maupun pengereman di tikungan.
Tak hanya itu, pada sistem pengereman juga turut ditingkatkan. Cakram depan dan belakang kini memakai floating disc, dengan ukuran cakram depan membesar menjadi 268 mm.
Berdasarkan klaimnya, efisiensi pengereman ini meningkat sekitar 15 persen, dengan respons yang jauh lebih stabil saat pengguna melakukan pengereman secara mendadak.
Lantas bagaimana dengan performanya? Dari sisi performa, DRGBT 2026 tetap mengandalkan mesin 158 cc berpendingin cairan bertenaga 15,7 hp dan torsi 15,1 Nm. Dengan teknologi Hyper-SVIS dan ZRSG 3.0, ini membuat tenaga terasa lebih padat sejak putaran bawah hingga menengah.
BACA JUGA:5 Tips Menghemat Daya Baterai Mobil Listrik di Jalan Ketika Charging Station Masih Jauh
Untuk warna, juga akan mengalami penyegaran, yakni hadir dengan warna Lava Black. Jika dilihat, warna ini akan terasa lebih agresif dan elegan. Kemudian ada desain lampu sein belakang dengan efek mengalir.
Sementara pada varian Keyless Cornering, tersedia juga sistem start cadangan yang berbasis sentuhan sebagai solusi saat baterai remote melemah.
Dengan harga jual untuk versi TCS sekitar Rp 64 jutaan dan varian Keyless Cornering Rp 66 jutaan di Taiwan, apakah motor ini layak dibawa ke aspal tanah air?
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


