Iklan RBTV

Realisasi TKD Bengkulu hingga September, Bengkulu Utara Catat Kinerja Terbaik

Realisasi TKD Bengkulu hingga September, Bengkulu Utara Catat Kinerja Terbaik

Realisasi TKD Bengkulu hingga September--

BENGKULU, RBTV.DISWAY.ID – Berdasarkan rilis Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPB) Provinsi BENGKULU, perekonomian BENGKULU tumbuh sebesar 4,99% hingga triwulan II tahun 2025.

Sementara inflasi tercatat 2,57%, lebih rendah dari nasional namun berada di atas target daerah.

BACA JUGA:Langkah Antasipasi yang Dilakukan Warga RI jika Terjadi Hujan Katak Mirip di Brazil, Solusi Usir Katak

Hal ini dipicu oleh kenaikan harga cabai merah, penurunan produksi, dan kenaikan biaya input pertanian. Sementara itu, angka belanja negara mencapai Rp10,52 miliar atau 71,19% dari target. Belanja negara ini mencakup kegiatan pembangunan infrastruktur dan layanan publik.

Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk terus menggerakkan ekonomi daerah melalui pembiayaan berbagai program.

Sementara untuk realisasi transfer ke daerah (TKD) hingga 30 September 2025, dijelaskan Kepala Kanwil DJPB Provinsi Bengkulu, M. Irfan Surya Wardana, secara nasional mencapai Rp7,61 triliun dari pagu APBN.

BACA JUGA:Prabowo Jadi Presiden, Ongkos Haji Turun, Ini Daftar Lengkap Biaya Haji Seluruh Embarkasi

Dana ini untuk mendukung layanan publik seperti sekolah dan puskesmas melalui DAK nonfisik, BOS, dan BOK. Pemerintah pusat pun merencanakan penyesuaian alokasi TKG di sejumlah daerah, termasuk di Bengkulu.

“Nanti akan banyak proyek-proyek yang dilakukan daerah yang bersumber dari APBN. Akan ada penanaman,” ujar Kepala Kanwil DJPB Provinsi Bengkulu, M. Irfan Surya Wardana.

Terkait realisasi TKD di Provinsi Bengkulu, dari sembilan kabupaten dan kota, Kabupaten Bengkulu Utara mencatat kinerja terbaik dengan realisasi mencapai 81,86% dari total pagu APBN.

BACA JUGA:Pendaftaran Pelatihan Public Speaking RBTV Ditutup 4 Hari Lagi, Buruan Daftar di Link Ini

Lalu, Kabupaten Lebong memiliki persentase realisasi terendah di angka 68,47%. Sementara itu, angka realisasi di Kota Bengkulu tercatat 74,48%.

“Hari ini kami berkoordinasi bersama Kantor PPN agar sisa alokasi TKD yang ada di Lebong dapat terserap dengan baik di tahun 2025. Tentunya bukan hanya Lebong saja, seluruh daerah pun agar nilai TKD-nya tidak menurun dan bisa terserap dengan baik,” imbuh Irfan.

Ditambahkan Kepala Kanwil DJPB Provinsi Bengkulu, meski alokasi TKD di sejumlah daerah tahun depan dilakukan penyesuaian, sejumlah program prioritas yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat akan tetap dipertahankan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: