Sudah Tahu Belum, Ini Ciri Orang Tua yang Anaknya Berpotensi Sukses

Ibu dan Anak --
NASIONAL, RBTV.DISWAY.ID – Tak ada satu pun orang tua yang tidak menginginkan anaknya sukses di masa depan.
Maka tak heran, jika banyak orang tua rela mengeluarkan uang super banyak demi memberikan pendidikan terbaik bagi anak-anaknya.
BACA JUGA:Catat, Segini Minimal Saldo BRI BNI Mandiri BCA BTN dan BSI
Hanya saja, kesuksesan tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan intelektual (IQ) yang tinggi, namun juga oleh kecerdasan emosional (EQ) yang kuat.
Umumnya, masa depan yang cerah dan sukses sebagian besar juga dipengaruhi oleh didikan orang tua.
Namun, belum lama ini para peneliti mengungkapkan bahwa terdapat tanda atau satu ciri utama dari orang tua yang anaknya akan sukses .
Bahkan, sejumlah penelitian menunjukkan bahwa ada beberapa ciri khas dalam pola asuh orang tua, yang memiliki potensi dapat memprediksi kesuksesan anak-anak.
BACA JUGA:Lengkap, Limit BCA Personal Loan hingga Tabel Angsuran Pinjaman Rp 5-100 Juta
Lantas, apa saja yang menjadi ciri-ciri orang tua yang mempunyai anak yang sukses? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, kamu bisa menyimak artikel berikut.
Ciri Orang Tua yang Anaknya Bakal Sukses
Ya, walaupun tidak ada resep yang pasti, namun para pakar menemukan setidaknya ada sembilan ciri-ciri orang tua dari anak yang sukses. Berikut rinciannya:
1. Bisa Membangun Kepercayaan Diri Anak
Umumnya, sebagian orang tua masih saja menganggap jika harga diri dan kepercayaan diri itu sama. Bahkan, tidak sedikit pula dari mereka yang masih sering memberi pujian kepada anak-anak dengan berkata, 'kamu istimewa' atau 'kamu bisa menjadi apapun yang kamu inginkan'.
Sayangnya, hal tersebut justru membangun harga diri saja tidak cukup untuk mendukung kesuksesan akademis di masa depan.
BACA JUGA:Lengkap, Limit BCA Personal Loan hingga Tabel Angsuran Pinjaman Rp 5-100 Juta
Bahkan, sebuah studi justru menemukan bahwa anak yang mengaitkan prestasi dengan usaha dan kekuatan diri sendiri lebih mungkin mencapai kesuksesan, dibandingkan dengan anak-anak yang merasa tidak memiliki kontrol terhadap hasil akademis mereka.
Itu artinya, kepercayaan diri bakal terbentuk ketika anak-anak berhasil melewati rintangan, menemukan solusi, serta bangkit kembali setelah kegagalan.
BACA JUGA:Klik Link Game Sapi Penghasil Uang Rp 200 Ribu Cair Langsung ke E-Walletmu, Spesial Hari Ini
2. Menghargai upaya, bukan hanya hasil
Adapun yang menjadi hal penting selanjutnya bagi orang tua untuk menghargai usaha anak-anak, bukan hanya hasil akhir.
Adapun menurut psikolog dari Stanford University, Carol Dweck, ada dua jenis pola pikir yang perlu dipahami oleh orang tua, yakni meliputi:
- Pola pikir tetap (fixed mindset)
Pola ini menganggap bahwa kecerdasan dan kemampuan adalah sifat yang tetap.
- Pola pikir berkembang (growth mindset)
Untuk pola yang kedua ini melihat kegagalan sebagai peluang untuk belajar dan berkembang.
Jadi, apabila orang tua mau menghargai upaya anak, bukan sekadar melihat hasilnya, maka anak tidak akan mudah menyerah saat gagal. Justru mereka akan semakin berani dan akan menjadi lebih siap menghadapi tantangan di masa depan.
BACA JUGA:Catat, Segini Minimal Saldo BRI BNI Mandiri BCA BTN dan BSI
3. Mengajarkan empati
Selanjutnya, orang tua juga perlu mengajarkan empati kepada anaknya. Pada dasarnya empati adalah kemampuan untuk memahami dan merasakan perasaan orang lain.
Sebenarnya, ada tiga jenis empati yang perlu dikembangkan pada anak yakni:
- empati afektif (merasakan perasaan orang lain)
- empati perilaku (berempati dengan bertindak)
- empati kognitif (memahami pemikiran orang lain).
Jadi, orang tua bisa memulai memperkenalkan tentang empati pada anak sejak dini. Salah satunya dengan memberi label pada perasaan agar mereka lebih mengenalnya, misalnya marah, senang, sedih, dan lain-lain.
Dengan demikian, secara berkala, tanyakan tentang perasaan anak setiap hari. setidaknya, hal ini dapat membantu anak-anak mengembangkan kemampuan untuk memahami dan merespons perasaan orang lain dengan bijaksana.
4. Memperhatikan pola tidur anak
Bahkan, pola tidur si kecil juga bisa mempengaruhi kesuksesan anak. Seperti disadur dari Times of India, bahwa tidur yang cukup dan berkualitas sangat penting bagi perkembangan anak.
Bahkan, anak-anak yang tidak cukup tidur cenderung tertinggal dalam pembelajaran, kurang bersemangat untuk belajar, atau bahkan juga berisiko terkena masalah kesehatan jangka panjang.
Jadi, ketika orang tua yang membiasakan anak untuk memiliki pola tidur yang teratur dan cukup, maka sudah pasti memiliki dampak positif terhadap kesuksesan anak di masa depan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: