Cara Mengolah Unit Usaha Simpan Pinjam Koperasi Merah Putih Supaya Untung, Berani Coba?
Cara Mengolah Unit Usaha Simpan Pinjam Koperasi --
NASIONAL, RBTVDISWAY.ID – Begini cara cerdas kelola unit usaha simpan pinjam koperasi Merah Putih.
Kalau mendengar kata koperasi, sebagian besar dari kita pasti langsung terbayang usaha simpan pinjam.
BACA JUGA:Update Harga Cincin Emas 1 Gram 22 Karat Hari Ini, Cek Dulu Sebelum Beli!
Memang, unit usaha ini paling sering dijalankan karena terkesan mudah tinggal kumpulkan dana anggota, catat administrasi, lalu salurkan pinjaman.
Tapi jangan salah, justru karena terlihat gampang, banyak koperasi malah terjebak di sini. Salah kelola sedikit saja, bisa bikin kepercayaan anggota ambyar dan koperasi berujung kolaps.
Nah, Koperasi Desa Merah Putih atau Kopdes salah satu program pemerintah yang akan launching 12 juli 2025.
Koperasi Merah Putih ini punya enam unit usaha gerai sembako, obat murah, klinik desa, logistik, pergudangan, dan simpan pinjam juga akan menghadapi tantangan yang sama.
Banyak pakar menyarankan, unit simpan pinjam sebaiknya baru dijalankan di tahun ke-4 atau ke-5. Di fase ini, keanggotaan koperasi sudah cukup kuat, modal sendiri terbentuk, dan dana cadangan tersedia.
Masalah terbesar dari koperasi simpan pinjam selama ini bukan kurang modal, tapi pengelolaan yang ceroboh dan minim transparansi. Agar Kopdes nggak ikut-ikutan gagal, pengelolaan USP harus dilakukan dengan serius dan profesional.
BACA JUGA:Tak Perlu ke Luar Negeri, di Parkiran Benmall Bengkulu Ada Kuliner Raso Bangkok
Berikut ini cara cerdas mengelola Unit Simpan Pinjam Koperasi Merah Putih:
1. Pahami Dulu Kebutuhan Desa
- Lakukan musyawarah untuk tahu potensi dan kebutuhan ekonomi warga.
- Susun rencana usaha USP berdasarkan kondisi lokal, bukan sekadar copy-paste dari tempat lain.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


