Iklan RBTV

Makna Jangkrik Masuk Rumah Menurut Islam, Benarkah Pertanda Keberuntungan?

Makna Jangkrik Masuk Rumah Menurut Islam, Benarkah Pertanda Keberuntungan?

Mitos dan makna jangkrik masuk rumah--

NASIONAL, RBTVDISWAY.ID - Makna dan pertanda jangkrik masuk rumah menurut Islam, keberuntungan, rezeki, dan hikmah yang perlu diketahui.

Sebagian masyarakat Indonesia tentu tidak asing dengan kepercayaan mengenai hewan yang masuk ke dalam rumah membawa sebuah pertanda, baik dalam Islam maupun adat budaya lokal. 

BACA JUGA:Direktur PDAM Kota Bengkulu Jadi Terlapor Dugaan Korupsi, Kejati Sudah Terima SPDP

Banyak yang penasaran apakah masuknya hewan ke rumah adalah tanda baik atau buruk. Salah satu hewan yang kerap menjadi perhatian adalah jangkrik. 

Jangkrik masuk rumah sering dikaitkan dengan berbagai makna yang mengandung pesan atau isyarat tertentu.

Dilansir dari kanal YouTube Doa Makbul, dalam Islam, sejumlah hewan memang disebutkan secara langsung dalam Al-Quran, seperti lebah, nyamuk, belalang, dan lalat. 

BACA JUGA:Polres Seluma Olah TKP, 2 Pelaku Terekam CCTV Bobol Toko HP

Binatang-binatang tersebut kadang menjadi perumpamaan dalam kisah-kisah suci atau untuk menggambarkan kondisi tertentu, seperti belalang yang diibaratkan pada hari kebangkitan dalam surah Al-Qamar ayat 54. Namun bagaimana dengan jangkrik? 

Apakah hewan kecil yang sering bersuara lirih di malam hari ini juga memiliki makna khusus dalam pandangan Islam?

Jangkrik memang tidak disebutkan secara spesifik dalam Al-Quran, namun para ulama seperti Syekh Kamaluddin Adamiri dalam kitab Hayat Al-Hayawan Al-Kubro menjelaskan tentang jangkrik atau dalam bahasa Arab dikenal dengan sebutan Sar-Sar. 

BACA JUGA:Peristiwa Berdarah di Bengkulu Selatan, Pedagang Kopi Terluka Parah di Tengah Pasar Masat

Jangkrik digambarkan sebagai hewan kecil yang menyerupai belalang, yang sering mengeluarkan suara lembut di malam hari. Karena suaranya yang khas, jangkrik juga dikenal dengan sebutan Sura Rul Laili atau suara malam.

Secara hukum Islam, jangkrik termasuk hewan yang tidak dianjurkan untuk dibunuh. Ini berbeda dengan hewan brbhaya seperti kalajengking, ular, atau serangga beracun lainnya yang boleh dibunuh apabila membahayakan manusia. 

Hadis Bukhari dan Muslim menjelaskan bahwa tindakan membunuh hewan diukur dari sisi bahaya dan manfaat. Oleh karena itu, jangkrik dianggap hewan yang tidak perlu dibunuh karena tidak menimbulkan ancaman nyata.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: