3 Larangan Dalam Islam Tentang Mandi
--
NASIONAL, RBTV.DISWAY.ID– Dalam ajaran Islam, setiap aktivitas sehari-hari, bahkan hal yang tampak sederhana seperti mandi, memiliki nilai adab dan aturan tersendiri.
Islam tidak hanya mengajarkan tentang ibadah yang bersifat ritual, tapi juga adab dalam menjaga kebersihan dan kesucian diri.
Namun, ada beberapa kondisi dan waktu tertentu di mana umat Islam dianjurkan untuk berhati-hati atau bahkan menghindari mandi.
Bukan karena Islam melarang kebersihan, melainkan demi menjaga kesehatan, adab, dan kesucian diri.
BACA JUGA:Mitos Mimpi Digigit Ular Menurut Islam dan Primbon Jawa, Benarkah Pertanda Buruk?
1. Larangan Mandi dalam Air yang Tergenang Saat Junub
Salah satu larangan yang cukup dikenal bersumber dari sabda Rasulullah SAW:
“Janganlah salah seorang di antara kalian mandi dalam air yang tidak mengalir sedangkan dia dalam keadaan junub.”
Hadits ini menegaskan pentingnya menjaga kesucian air agar tetap suci dan tidak menjadi najis.
Air yang diam atau tergenang seperti kolam tanpa arus, bak mandi besar, atau sumur sangat mudah tercemar jika digunakan untuk mandi junub.
Dalam hal ini, Islam mengajarkan kebersihan bukan hanya untuk diri sendiri, tapi juga untuk orang lain yang mungkin menggunakan air tersebut setelahnya.
Selain kesucian, hadits ini juga dimaknai dari sisi kesehatan. Mandi di air yang tergenang tanpa sirkulasi bisa meningkatkan risiko penyebaran bakteri atau jamur.
Jadi, larangan ini bukan semata ritual, tetapi juga mencerminkan kebijaksanaan Islam dalam menjaga kebersihan dan kesehatan.
BACA JUGA:Hujan Katak di Brazil Benar-benar Terjadi, Bolehkan Dibunuh? Begini Penjelasannya Dalam Islam
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


