Iklan RBTV

Jangan Pernah Lupakan, Ini 11 Adab Makan Menurut Islam

Jangan Pernah Lupakan, Ini 11 Adab Makan Menurut Islam

Islam mengajarkan bagaimana adab ketika sedang makan.--

Adab yang diajarkan dalam Islam menyangkut pada berbagai aspek dalam kehidupan. 

Salah satunya adalah untuk menjaga hubungan silaturahmi dengan sesama manusia dengan cara saling menghargai berkah yang telah diberikan oleh Allah.

Saling menghargai ini tentu banyak bentuknya. Namun, dalam hal makanan, kita tidak boleh untuk mencela makanan terlebih jika itu disiapkan oleh orang lain. 

Karena, mencela makanan sama dengan tidak menghormati rezeki pemberian Allah dan tidak menghargai orang di sekitar kita yang telah menyediakannya.

Ketika kita berada di suatu tempat dan dihidangkan sebuah makanan oleh seseorang untuk jamuannya, maka sangat dianjurkan untuk kita menghargai hidangan tersebut. 

Sekalipun makan atau minuman tersebut kurang begitu kita sukai, maka kita tidak perlu untuk mencelanya. Cukuplah dengan menolak dan menyampaikan alasan yang baik serta tidak menyinggung.

Bahkan, hal ini pernah dicontohkan langsung oleh Rasulullah SAW. Berdasarkan pada hadis yang diriwayatkan oleh Muslim, disebutkan jika Rasulullah SAW tidak pernah mencela makanan atau minuman sama sekali. 

Jika beliau menyukai makan tersebut, maka beliau akan memakannya. Namun, apabila beliau tidak menyukainya, maka beliau akan meninggalkannya dan tidak mencela.

10. Menghindari Menggunakan Peralatan Makan dan Minum dari Emas atau Perak

Sebagai seorang muslim, ternyata kita dilarang untuk memakai peralatan makan atau minun yang terbuat dari bahan dasar emas atau perak. 

Sebab, sebagaimana telah dijelaskan oleh Rasulullah SAW, sesungguhnya peralatan dari emas dan perak ini adalah peralatan untuk orang kafir di dunia.

Oleh karena itu, kita bisa menggantinya dengan alternatif berupa peralatan dari kayu atau stainless.

Rasulullah SAW sendiri pernah bersabda, yang artinya barangsiapa yang makan dan minum dari bejana atau peralatan emas dan perak, maka sesungguhnya dia diibaratkan telah memasukkan api neraka ke dalam perutnya. Hadis tersebut pun diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim.

11. Mengambil Kembali Makanan yang Telah Jatuh

Untuk sebagian orang, makanan yang sudah jatuh mungkin dianggap sebagai makanan yang kotor dan tidak lagi layak untuk di makan. Namun ternyata, hal ini berbeda dengan adab makan dan minum dalam Islam.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: