Cara Menghilangkan Santet Menurut Islam, Bukan Pergi ke Dukun Tapi Baca Doa dan Surat Ini
--
Artinya: “Dengan menyebut nama Allah yang tidak membahayakan sesuatu bersama nama Allah di bumi dan di langit. Allah adalah Zat Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”
BACA JUGA:Jangan Pernah Lupakan, Ini 11 Adab Makan Menurut Islam
Doa 3
Selain dua doa tersebut, umat Muslim juga dapat menambahkan ayat kursi untuk dibaca. Berikut bacaan ayat kursi:
Latinnya: “Allohu laa ilaaha illaa Huwal Hayyul Qoyyuum, laa ta’khudzuhuu sinatuw walaa nauum, la Huu maa fis samawaati wa maa fil ardh, mann dzalladzii yasyfa’u ‘inda Huu, illa bi idznih, ya’lamu maa bayna aidiihim wa maa kholfahum, wa laa yuhiituuna bisyayim min ‘ilmi Hii illaa bi maa syaa’, wa si’a kursiyyuus samaawaati walardh, wa laa yauudlu Huu hifdzuhumaa, wa Huwal ‘aliyyul ‘adziiim.”
Artinya: “Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa'at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar (QS. Al Baqoroh: 255).”
BACA JUGA:20 Tanda Orang yang Dianjurkan Ruqyah Menurut Islam, Sering Merasa Lapar Setelah Makan
Surat yang Bisa Menyembuhkan Santet
Selain dengan membaca beberapa doa di atas, terdapat dua surah yang disebut sebagai surah Mu'awwidzatain yang berarti surah untuk memohon perlindungan kepada Allah SWT.
Menurut Musdar Bustamam Tambusai dalam buku Halal-Haram Ruqyah: Tuntunan Syariah Mengatasi Sihir, Gangguan Jin, surah Mu'awwidzatain terdiri dari surah Al-Falaq dan An-Nas.
Berikut bacaan dari kedua surah tersebut.
- Surat Al-Falaq,
- qul a'ụżu birabbil-falaq
- min syarri mā khalaq
- wa min syarri gāsiqin iżā waqab
- wa min syarrin-naffāṡāti fil-'uqad
- wa min syarri ḥāsidin iżā ḥasad
Artinya: "Katakanlah: Aku berlindung kepada Rabb yang menguasai Subuh. Dari kejahatan makhluk-Nya. Dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita. Dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul. Dan dari kejahatan orang yang dengki apabila ia dengki.
BACA JUGA:3 Cara Sendawa Menurut Islam, Pelankan Suara dan Jangan Mendongak ke Atas
- Surat An-Nas
- qul a'ụżu birabbin-nās
- malikin-nās
- ilāhin-nās
- min syarril-waswāsil-khannās
- allażī yuwaswisu fī ṣudụrin-nās
- minal-jinnati wan-nās
Artinya: “Katakanlah: Aku berlindung kepada Rabb manusia. Raja manusia. Sembahan manusia. Dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi. Yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia. Dari jin dan manusia.”
BACA JUGA:Hukum Makan Daging Kuda Menurut Islam, Halal atau Haram?
Dengan selalu mengamalkan ayat diatas, maka kita bisa terjaga dari sihir berupa santet. Ingat, selalu bentengi diri dari hal-hal yang tak telihat dari pandangan mata dengan dengan cara ajaran agama Islam.
(Putri Nurhidayati)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


