Karnaval batik
Iklan RBTV

Napak Tilas Sejarah 6 Senjata Tradisional di Bengkulu, Ini Filosofinya

Napak Tilas Sejarah 6 Senjata Tradisional di Bengkulu, Ini Filosofinya

Sejarah senjata tradisional di Bengkulu--

Ukurannya kecil, sekitar 12 sentimeter, sehingga mudah digenggam dan disembunyikan.
Senjata ini erat kaitannya dengan perkembangan ilmu silat di Bengkulu. Hanya orang yang ahli bela diri yang biasa menggunakannya, karna butuh keterampilan khusus untuk memainkan kerambit secara efektif. 

Hingga sekarang, kerambit masih banyak dijumpai di berbagai daerah di Bengkulu dan menjadi identitas budaya masyarakat setempat.

BACA JUGA:Menantu Presiden RI ke-7, Segini Harta Kekayaan Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution

6. Jembio, Senjata dengan Nama Unik

Jembio, yang juga dikenal dengan sebutan Rambai Ayam, punya bentuk yang khas. Panjangnya sekitar 20–30 sentimeter, lebarnya 2–4 sentimeter, dengan bilah runcing di kedua sisi. Bentuknya mengingatkan pada bulu ekor ayam jantan yang panjang.

Di masa lampau, jembio digunakan bukan hanya untuk perang, tapi juga untuk berburu atau bertahan dari serangan hewan buas di hutan. 

Karena dibuat secara lokal, jembio menunjukkan keterampilan pandai besi masyarakat Bengkulu yang sudah maju sejak dulu.

Kini, fungsi utama senjata-senjata itu memang sudah berubah. Mereka tidak lagi digunakan untuk bertempur, melainkan dijaga sebagai warisan budaya. 

Museum Negeri Bengkulu bahkan pernah menggelar pameran khusus untuk memperkenalkan senjata tradisional ini kepada generasi muda.

Jika kamu ingin melihat secara langsung kamu dapat berkunjung ke museum di Jl. Pembangunan No. 08, Gading Cempaka, Jemb. Kecil, Kec. Singaran Pati, Kota Bengkulu.

BACA JUGA:8 Makanan Tradisional Khas Bengkulu yang Wajib Dicoba, Dijamin Bikin Ketagihan

Sheila Silvina

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: